Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Program TV BBC Dilarang Disiarkan di Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Maret 2022 08:20 8:20 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Maret 2022 08:20
Bagikan
bbc pro israel
Bagikan

Hidayatullah.com– Program stasiun televisi asal Inggris BBC dihentikan penayangannya di Afghanistan, setelah Taliban memerintahkan saluran lokal untuk tidak menyiarkan konten dari mitra internasional.

BBC mengatakan larangan itu akan berdampak pada lebih dari 6 juta penontonnya dalam bahasa Persia, Pashtun dan Uzbek.

Kanal BBC Persian TV masih dapat diakses tetapi hanya oleh sekitar 20% orang Afghanistan yang memiliki TV satelit.

Radio dan layanan online tidak terpengaruh.

Penyiaran internasional lain yang programnya dihentikan siarannya oleh keputusan tersebut antara lain: Voice of America (VoA), Deutsche Welle (DW) asal Jerman dan China Global Television Network (CGTN).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kepala Bahasa BBC World Service Tarik Kafala mengatakan bahwa di masa penuh “ketidakpastian dan turbulensi” seperti sekarang ini sangat penting warga Afghanistan tidak ditolak aksesnya ke jurnalisme yang tidak memihak.

“Kami meminta Taliban untuk membatalkan keputusan mereka dan mengizinkan mitra TV kami untuk segera mengembalikan program berita BBC ke siaran mereka,” tambah Kafala seperti dikutip BBC (28/3/2022).

Sebelum larangan itu, program BBC disiarkan setiap hari selama setengah jam dalam bahasa Pashtun, melalui stasiun mitra Afghanistan.

Siaran selama 15 menit dalam bahasa Uzbek diselenggarakan selama lima hari dalam seminggu, dan selama 60 menit sehari dalam bahasa Persia, juga lima hari dalam sepekan, ditambah dua acara mingguan yang mengangkat isu-isu terkini.

Dilaporkan dari ibukota Afghanistan, Kabul, koresponden BBC Secunder Kermani mengatakan bahwa Taliban bersikeras media masih fapat melaporkan secara kritis, “selama mereka membawa ‘nilai-nilai Islam’ dan ‘persatuan nasional’.

Taliban memegang kembali kendali atas negara Afghanistan pada Agustus lalu – 20 tahun setelah digulingkan oleh invasi pasukan Amerika Serikat disokong NATO – ketika pasukan dan diplomat Barat yang masih tersisa di negeri itu angkat kaki meninggalkan medan peperangan yang tidak dapat mereka menangkan itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanBBCTalibantelevisi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keserakahan Keserakahan yang Merajalela
Tulisan selanjutnya Kotak Hitam Kedua Ditemukan, Petugas Fokus Cari Sisa Jasad Korban MU5735

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?