Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sarajevo Peringati 30 Tahun Pembantaian Etnis Muslim Bosnia

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 April 2022 14:07 2:07 pm
Ahmad
Dipublikasikan 7 April 2022 14:30
Bagikan
Kuburan Massal Muslim Bosnia korban Pembantaian
Bagikan

Hidayatullah.com—Hari Rabu, 6 April kemarin, Kota Sarajevo memperingati 30 tahun pembantaian etnis Muslim Bosnia. Konflik bersenjata internasional yang berlangsung dari tahun 1992 hingga 1995 itumenyebabkan genosida yang menewaskan ratusan ribu umat Islam Balkan.

Daftar isi
  • ‘Sarajevo tidak pernah menyerah’
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Sarajevo, Ibu Kota Bosnia-Herzegovina telah menandai peringatan 30 tahun dimulainya pengepungan terkenal oleh pasukan Serbia selama perang Bosnia dengan memberikan penghormatan khusus kepada para korban serangan Rusia di Ukraina.

“Apa yang tidak dihentikan pada 1990-an di Bosnia menjadi lebih terlihat di seluruh Eropa dan dunia,” keluh Wali Kota Sarajevo Benjamina Karic di sebuah upacara, yang berlangsung di gedung Perpustakaan Nasional, simbol kehancuran selama pengepungan Sarajevo yang sekarang telah dibangun kembali.

Pada awal peringatan yang ditujukan untuk perlawanan ibu kota Bosnia selama 44 bulan pengepungan, diadakan upacara mengheningkan cipta selama satu menit, dilakukan untuk menghormati para korban perang di Bosnia, tetapi juga “warga sipil tak berdosa yang tewas di Ukraina”.

“Apa yang diperkirakan akan tetap ada dalam sejarah aib manusia akan kembali … melalui kebrutalan, perusakan, dan ideologi fasis dengan pakaian baru,” kata Karic, yang baru berusia satu tahun ketika pengepungan dimulai pada 5 April 1992.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam pembantaian Muslim Bosnia, pasukan Serbia Bosnia menewaskan lebih dari 11.000 orang selama pengepungan yang berlangsung dari tahun 1992 hingga 1996, termasuk 1.600 anak-anak dan remaja. Lebih dari 50.000 orang terluka.

“Dulu dunia melihat kami menderita dan sekarang kami hanya melihat (Ukraina) menderita dan tidak ada yang bisa kami lakukan untuk membantu mereka,” kata Arijana Djidelija, seorang guru sekolah dasar berusia 52 tahun dikutip TRTWorld.

“Ini adalah perasaan yang sangat aneh dan sulit,” tambahnya.

‘Sarajevo tidak pernah menyerah’

Hari ini, pengepungan Mariupol, di tenggara Ukraina, dan penemuan banyak mayat di kota Bucha, dekat Kiev, mengirimkan gelombang kejut ke seluruh dunia, sama seperti kebrutalan pengepungan Sarajevo tiga dekade lalu. Saat berbicara tentang Sarajevo, walikota tampaknya mencari kata-kata penyemangat untuk kota-kota Ukraina yang terkepung.

 “Dari kota ini –– simbol perlawanan –– kami mengatakan bahwa terlepas dari semua kengerian, jangan pernah kehilangan harapan dan menyerah berjuang untuk hari esok yang lebih baik,” kata Karic.

“Ditinggalkan oleh hampir semua orang, tanpa senjata, tanpa listrik, tanpa air, tanpa makanan, tanpa gas, Sarajevo tidak pernah menyerah.”

Perang antar-komunal Bosnia telah menewaskan hampir 100.000 orang. Menurut analisis oleh Pengadilan Kriminal Internasional untuk Bekas Yugoslavia (ICTY), lebih dari 100.000 orang tewas selama Perang Bosnia, dan setidaknya 70 persen dari mereka adalah etnis Muslim Bosnia.

Menyusul pengakuan Bosnia sebagai negara merdeka pada tahun 1992, orang-orang Serbia Bosnia yang didukung oleh presiden Serbia, Slobodan Milosevic, memulai kampanye untuk membersihkan wilayah Bosnia secara etnis.

Lebih dari dua juta orang menjadi pengungsi selama konflik, menurut Komisi Hak Asasi Manusia PBB (UNHCR).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Genosida BosniaGenosida Srebrenica 1995Pembantaian Muslim BosniaPerang Rusia Ukraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jokowi Larang Menteri Bicara Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Masa Jabatan, Luhut Siap Patuh
Tulisan selanjutnya artis mualaf Perjuangan 4 Artis Menjadi Mualaf yang Ayahnya Pendeta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Berita
2 September 2026 20:14
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?