Hidayatullah.com — Pemimpin Imarah Islam Afghanistan, Taliban, telah diakui untuk pertama kalinya oleh diplomatik di Rusia.
Melansir Daily Sabah pada Ahad (10/04/2022), juru bicara Kementerian Luar Negeri Taliban mengumumkan bahwa kedutaan besar Afghanistan di Moskow telah secara resmi diserahkan ke perwakilannya.
Menurut pernyataan tersebut, duta besar Afghanistan sebelumnya telah diberhentikan dan untuk sementara akan digantikan oleh diplomat bernama Jamal Gharwal.
Menlu Rusia Sergey Lavrov baru-baru ini mengkonfirmasi akreditasi atau pengakuan atas perwakilan Taliban, menurut kantor berita Interfax.
Secara internasional, belum ada negara yang mengakui pemerintahan Taliban. Kelompok perlawanan telah mengambil kembali kekuasaan di Afghanistan pada Agustus 2021.
Sejak itu, kelompok tersebut sangat membatasi hak asasi manusia. Anak perempuan masih belum diperbolehkan bersekolah di sekolah menengah, hampir delapan bulan setelah pengambilalihan mereka. Belum diketahui alasan di balik langkah itu.*