Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Afghanistan Larang TikTok dan PUBG, Taliban: Menyesatkan Generasi Muda

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 April 2022 00:34 12:34 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 April 2022 05:00
Bagikan
tiktok afghanistan
Bagikan

Hidayatullah.com — Pemerintah Afghanistan yang dikelola Taliban telah melarang aplikasi gim PUBG: Battlegrounds dan TikTok karena “menyesatkan generasi muda”.

Seperti dilansir Bloomberg pada Rabu (21/04/2022), kedua aplikasi tersebut dilarang sebagai bagian dari kebijakan moral di Afghanistan, ungkap Taliban yang berkuasa setelah mundurnya AS dari negara itu.

Keputusan Taliban untuk melarang PUBG dan TikTok datang dari rapat kabinet yang diadakan pada hari sebelumnya.

Wakil juru bicara Afghanistan Inamullah Samangani mengatakan dalam tweetnya bahwa PUBG dan TikTok telah diblokir di negara itu karena keduanya “menyesatkan generasi muda” dan “menampilkan program dan materi yang tidak bermoral”.

Samangani menambahkan bahwa “konten kotor TikTok tidak konsisten dengan hukum Islam”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut laporan DataReportal 2022 tentang Afghanistan, “tingkat penetrasi internet” negara itu pada awal tahun ini adalah 22,9 persen, yang berarti ada 9,23 juta pengguna internet di negara itu pada Januari ini.

Samangani menambahkan bahwa Taliban “menerima banyak keluhan tentang bagaimana aplikasi TikTok dan game PUBG membuang-buang waktu. Kementerian komunikasi dan teknologi informasi diperintahkan untuk menghapus aplikasi dari server internet dan membuatnya tidak dapat diakses oleh semua orang di Afghanistan.”

Menyusul penarikan pasukan AS tahun lalu, Taliban merebut setiap kota besar di Afghanistan dan mengganti nama negara itu menjadi Imarah Islam Afghanistan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanaplikasiImarah Islam AfghanistanPUBGTalibanTaliban Larang Tiktok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tokoh Partai Kristen Di Indonesia Masuk Islam Setelah Melakukan Perbandingan Mendalam Tokoh Partai Kristen Di Indonesia Masuk Islam Setelah Melakukan Perbandingan Mendalam
Tulisan selanjutnya Khutbah Jumat: Masjid Al-Aqsha Memanggil Kita

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?