Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Partai Politik India Mempermasalahkan Pengeras Suara Masjid Melantunkan Adzan

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 7 Mei 2022 05:58 5:58 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 7 Mei 2022 06:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Di tengah polemik pengeras suara (speaker masjid) yang sedang berlangsung di Maharashtra, India, pemimpin Partai Shiv Sena Sanjay Raut hari Selasa menyebut 4 Mei sebagai ‘hari hitam bagi umat Hindu’. Ia menuduh bahwa BJP ‘menggunakan’ Raj Thackeray untuk membuat celah di antara umat Hindu di negara bagian, lapor ThePrint.

“BJP berada di belakang barisan pengeras suara (masjid) di Maharashtra. Mereka menggunakan Raj Thackeray untuk membuat celah di antara umat Hindu di negara bagian,” kata Sanjay Raut.

Sanjay Raut mengatakan pemerintah Maharashtra tidak akan membiarkan ‘Hindu Owaisi’ memprovokasi kerusuhan di negara bagian atas nama Dewa Rama dan Hanuman.

Menurutnya, umat Hindu dan candi menderita karena kontroversi pengeras suara.  “Keputusan SC adalah sama untuk semua. Sekarang kuil kita juga harus menanggung bebannya. Ini adalah hari yang kelam bagi kami umat Hindu dimana orang-orang tidak dapat mendengar Aarti karena politik BJP bersekongkol dengan Raj Thackeray”, kata Sanjay Raut.

“Ini bukan hanya tentang pengeras suara di masjid, di Maharashtra, Aarti dilakukan pagi-pagi dan orang sering mendengarnya melalui pengeras suara karena tidak semua dari mereka bisa memasuki area kuil, tetapi itu tidak bisa terjadi hari ini, yang disayangkan,” tambah Raut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Aarti adalah upacara lampu dalam tradisi Hindu. Aarti dilakukan di akhir doa atau ritual keberuntungan.

Kepada kantor berita ANI Raut mengatakan, “Bal Thackeray dan Veer Savarkar adalah orang-orang yang mengajar Hindutva ke negara ini. Sekolah Hindutva Shiv Sena adalah asli.”

Kepala Maharashtra Navnirman Sena (MNS) Raj Thackeray pada hari Rabu mengatakan bahwa memainkan Hanuman Chalisa di luar masjid akan berlanjut sampai saat pemerintah bertindak dan mengatasi masalah speaker (masjid) sesuai dengan pedoman Mahkamah Agung tentang pengeras suara.

“Sejauh yang saya tahu, ada lebih dari 1.140 masjid di Mumbai. Dari jumlah tersebut, 135 masjid melantunkan suara adzan pada pukul 5 pagi dengan melanggar pedoman. Kami ingin perdamaian di negara bagian. Saya ingin meminta polisi Anda mengambil tindakan hanya terhadap pekerja kami. Maksud saya adalah bahwa semua pengeras suara ilegal harus disingkirkan dari masjid-masjid, sampai mereka disingkirkan, kami akan melanjutkan agitasi kami,” kata Raj Thackeray dalam jumpa pers nya.

Raj Thackeray beralasan, permintaannya untuk menghapus pengeras suara dari masjid tidak berasal dari penentangannya terhadap doa-doa milik umat Islam. Partainya juga tidak menginginkan kerusuhan di Maharashtra.

“Tetapi jika Anda melakukannya dengan pengeras suara, maka kami juga akan menggunakan pengeras suara pula. Umat Islam harus memahami bahwa agama tidak lebih besar dari hukum,” kata Raj Thackeray, dikutip ANI.

Lebih lanjut Kepala MNS itu mengatakan: “Ini bukan hanya tentang masjid, ada beberapa kuil di mana pengeras suara ilegal berjalan. Saya sudah menjelaskan bahwa ini (pengeras suara ilegal) bukan masalah agama tetapi masalah sosial.”

Departemen Dalam Negeri Maharashtra sebelumnya mengatakan bahwa ada total 1.140 masjid, di mana 135 di antaranya dinilai melanggar perintah Mahkamah Agung dan menggunakan pengeras suara sebelum jam 6 pagi hari ini.  “Saya harus melihat apa yang dilakukan Mahkamah Agung jika pemerintah tidak mengikuti perintahnya,” tambah Raj Thackeray.

Hanuman Chalisa adalah sebuah himne renungan (stotra) Hindu untuk memuji Dewa Hanuman. Himne ini ditulis Tulsidas dalam bahasa Awadhi, merupakan teks paling terkenal selain dari Ramcharitmanas.

Polemik pengeras suara dimulai ketika kepala Maharashtra Navnirman Sena (MNS) ini pada 12 April memberikan ultimatum kepada pemerintah Maharashtra untuk menghapus pengeras suara dari masjid pada 3 Mei ini. Jika gagal, ia memperingatkan, bahwa pekerja MNS akan memainkan Hanuman Chalisa melalui pengeras suara.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Indiamuslim Indiapengeras suara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pastor Evangelis Pasang Tarif $750 Bagi yang Mau Lihat Pintu Surga di Nigeria
Tulisan selanjutnya Pemakaman Muslim dan Kristen Ortodoks di Swedia Dirusak Aksi Vandalisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?