Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rumsfeld: Tak Ada Bukti Al-Qaidah dengan Saddam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2004 08:16 8:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Oktober 2004 08:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri pertahanan AS Donald Rumsfeld mengemukakan, tidak ada bukti-bukti jelas mengenai adanya hubungan antara Al Qaidah dan rejim Saddam di Iraq sebagaimana tuduhan yang terus digulirkan pemerintahannya selama ini.

Menurut Rumsfeld, ia tidak melihat bukti-bukti jelas adanya hubungan antara Saddam dan Al-Qaidah. Lebih jauh, Rumsfeld mengemukakan, bahwa tidak ada kerjasama secara terorganisasi, seperti yang dituduhkan oleh pemerintahnya sendiri di mana Bush sering memberi alasan. Kesimpulan Rumflend itu itu juga dicapai oleh komisi yang memeriksa kasus serangan 11 September 2001.

Pernyataan bantahan menteri pertahanan AS sendiri terhadap berbagai kebijakan penting pemerintahan AS itu sangat menarik dicermati.

Senjata Pemusnah Massal

Selain hubungan dengan Al-Qaidah, temuan terbaru tim inspeksi senjata AS mengatakan, bahwa tak ditemukan sama sekali tanda-tanda Saddam memiliki senjata pemusnah massal sebagaimana tuduhan AS untuk melegalkan serangan ke Iraq.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Survey yang dilakukan Iraq Survet Group (ISG) mengatakan kemampuan nuklir Iraq sudah melemah, bukannya bertambah maju sejak perang Teluk tahun 1991.

Sebagaimana diketahui. Sebelum invasi bulan Maret 2003, pemerintahan Bush mengatakan bahwa senjata pemusnah massal merupakan alasan utama bagi penjatuhkan rejim Saddam, dengan mengatakan Saddam Hussein menjadi ancaman serius.

Kami harus berusaha keras untuk melihat ke segala tempat dimana kemungkinan teroris akan mendapatkan senjata tersebut,” kata Bush ketika itu.

Selain ISG, mantan inspektur persenjataan PBB mengritik bahwa pemerintah Bush memerangi Saddam Hussein berdasarkan informasi yang keliru karena di Iraq memanng tak ada senjata pemusnah seperti alasan AS selama ini. (bbc/hid/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pluralisme Agama
Tulisan selanjutnya Rekreasi Yahudi di Sinai Dibom

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?