Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemimpin Serbia di Bosnia Berdoa Donald Trump Kembali Menjadi Presiden AS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Juni 2022 18:42 6:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Juni 2022 18:42
Bagikan
Presiden Republik Srpska, Milorad Dodik: Mendesak untuk mendukung Israel
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemimpin Serbia di Bosnia Milorad Dodik berharap Donald Trump akan kembali menjabat sebagai presiden Amerika Serikat dan orang-orang Serbia menunggu waktu yang tepat untuk mewujudkan impian mereka melepaskan diri dari Bosnia yang disebutnya sebagai negara yang tidak akan bertahan lama.

Milorad Dodik, segelintir dari pejabat Eropa yang melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin sejak invasi ke Ukraina, mengeluarkan pernyataan itu hari Ahad dalam pertemuan peringatan awal perang di bekas Yugoslavia 30 tahun lalu yang melahirkan negara Bosnia-Herzegovina, lansir Associated Press Senin (27/6/2022).

Bosnia mengalami perang besar pada 1992-1995 di mana lebih dari 100.000 orang tewas, sebelum berakhir dengan kesepakatan yang dijembatani Amerika Serikat.

Perjanjian damai yang dikenal sebagai Dayton Accords, melahirkan sebuah negara Bosnia-Herzegovina yang dikelola oleh lembaga kepresidenan tripartit yang terdiri dari tiga perwakilan; dari etnis Serbia di Bosnia, etnis Kroasia di Bosnia dan etnis Bosnia. Dodik salah satu anggota lembaga kepresidenan dari pihak Serbia di Bosnia.

Dodik, yang gencar mendorong agar orang-orang Serbia di Bosnia memisahkan diri dan menggabungkan wilayahnya dengan Republik Serbia, berkata, “Saya berdoa kepada Tuhan agar Donald Trump kembali berkuasa di Amerika.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selama pemerintahan Trump, Amerika Serikat jarang menanggapi upaya gencar orang-orang Serbia untuk memisahkan diri dari Bosnia.

Sedangkan ketika Joe Biden menduduki kursi presiden, Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada Dodik atas pernyataan-pernyataan menghasutnya agar orang Serbia memproklamasikan pemisahan dari Bosnia dan menyerahkan wilayahnya ke negara tetangga Serbia. Inggris juga menjatuhkan sanksi kepada Dodik.

Awal bulan ini Dodik bertemu dengan Putin, dan hari Ahad lalu mengatakan bahwa dia bangga dengan pertemuan itu.

“Dia (Putin) mengatakan kepada saya hanya satu hal, yaitu ‘Kami tidak akan meninggalkan teman-teman kami.’ Rusia adalah negara yang tidak merugikan kami,” kata Dodik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatBosnia-HerzegovinaDonald TrumpJoe BidenMilorad Dodikserbia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inggris Gelontorkan Jutaan Poundsterling untuk Mendukung dan Mempromosikan LGBT
Tulisan selanjutnya Menggagas Goals Pendidikan Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Berita
5 Juni 2026 05:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?