Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden AS: Solusi Dua Negara Tidak Ada di Cakrawala

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Juli 2022 08:43 8:43 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 Juli 2022 08:45
Bagikan
Presiden AS Joe Biden (kiri) disambut oleh Perdana Menteri sementara Israel Yair Lapid setibanya di Bandara Ben Gurion di Lod dekat Tel Aviv, pada 13 Juli 2022. (Foto JACK GUEZ / AFP)
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan bahwa meskipun solusi dua negara “tetap menjadi solusi terbaik untuk mengakhiri konflik di kawasan”, hal itu tidak segera terlihat. Hal ini disampaikan Biden usai kunjungan resmi ke ‘Israel’ pada hari Kamis (15/7/2022).

Biden menyinggung masalah ini dengan mengatakan “solusi dua negara masih merupakan cara terbaik untuk memastikan perdamaian dan demokrasi bagi ‘Israel’ dan Palestina”. “Mamun, saya tidak melihat cakrawala yang dekat untuk solusi ini,” katanya dikutip Middle East Monitor (MEE).

Pada konferensi pers di Yerusalem (Baitul Maqdis) dengan Perdana Menteri ‘Israel’ Yair Lapid dan Biden bersumpah bahwa Washington akan terus bekerja menuju perdamaian abadi yang dinegosiasikan ‘Israel’ dan Palestina.

“Cara terbaik untuk mencapai itu tetap merupakan solusi dua negara, karena dua orang, keduanya memiliki akar yang dalam dan kuno di tanah ini, hidup berdampingan dalam damai dan keamanan,” katanya.

Setelah pertemuannya dengan PM Lapid, presiden AS menandatangani “Deklarasi Bersama Kemitraan Strategis AS-’Israel’ Yerusalem.” Melalui instrumen ini, AS menegaskan kesediaannya untuk menggunakan kekuatan militer untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Amerika Serikat menekankan bahwa bagian integral dari janji ini adalah komitmen untuk tidak pernah mengizinkan Iran memperoleh senjata nuklir, dan bahwa ia siap untuk menggunakan semua elemen kekuatan nasionalnya untuk memastikan hasil itu,” tambahnya.

Selama kunjungan ini, Biden juga berencana mengumumkan “langkah segera” agar Tepi Barat dan Gaza dapat mengakses teknologi 4G di ponsel. Saat ini, perusahaan telekomunikasi Palestina tidak dapat menawarkan layanan tersebut karena pembatasan yang diberlakukan oleh ‘Israel’.

Dia melanjutkan untuk mengulangi komentar masa lalu yang dia buat terkait dukunganya kepada penjajah ‘Israel’, dengan mengatakan: “Anda tidak perlu menjadi seorang Yahudi untuk menjadi Zionis.”

“Ini adalah kunjungan kesepuluh saya, dan setiap kesempatan yang saya miliki untuk kembali ke tanah kuno ini adalah berkah karena hubungan antara rakyat Amerika dan ‘Israel’ sangat dalam,” kata Biden. “Ini sangat dalam, dan dari generasi ke generasi koneksi itu tumbuh saat kita saling berinvestasi dan bermimpi bersama,” katanya.

Ditolak masyarakat Palestina

Sementara itu, hari Kamis, Gubernur Palestina menyaksikan serangkaian demonstrasi dan protes terhadap kunjungan Joe Biden ke wilayah tersebut, terutama wilayah yang dijajah ‘Israel’. Semua kekuatan politik dan rakyat meminta warga untuk berkumpul di berbagai wilayah tersebut pada waktu yang terpisah, dan mengibarkan bendera Palestina selama peringatan yang mengutuk kunjungan tersebut.

Ribuan warga Palestina menggelar demonstrasi di Tepi Barat dan Jalur Gaza menentang kunjungan pertama Presiden AS Joe Biden ke ‘Israel’ dan wilayah Palestina, mengecam sikapnya yang bias terhadap masalah ‘Israel’-Palestina. Di Jalur Gaza, yang dikuasai Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), ratusan warga Palestina mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan slogan-slogan di alun-alun mengutuk kunjungan Biden yang dimulai pada hari Rabu.

“Presiden Biden, pemerintahan Anda selalu bias terhadap entitas Zionis dan selalu menyangkal hak-hak sah rakyat kami, jadi kami mengecam kolaborasi mencolok Amerika dengan entitas Zionis,” kata Khalil al-Hayyah, wakil kepala Hamas di Jalur Gaza, mengatakan pada rapat umum, merujuk dukungan AS ke ‘Israel’.

Mengomentari Deklarasi Yerusalem yang ditandatangani oleh Biden dan Perdana Menteri ‘Israel’ Yair Lapid untuk membangun kemitraan strategis antara kedua sekutu, Al-Hayyah mengecamnya sebagai “konfirmasi terang-terangan atas kebijakan AS yang tidak adil terhadap rakyat Palestina” dan “janji baru untuk pendudukan ‘Israel’ yang tidak akan mengubah realitas Kota Suci.”.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelPaletinaPresiden AS Joe Bidensolusi dua negara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dilepas Lantunan Shalawat, Kloter Pertama Jamaah Haji Kembali ke Indonesia  
Tulisan selanjutnya Mengendalikan Nafsu Binal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?