Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sekjen PBB, Turki dan Ukraina Melakukan Perundingan untuk Mengakhiri Perang

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 Agustus 2022 15:28 3:28 pm
Ahmad
Dipublikasikan 19 Agustus 2022 15:30
Bagikan
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky (tengah); Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Sekjen PBB Antonio Guterres berjabat tangan setelah pertemuan di Lviv, Ukraina (AP)
Bagikan

Hidayatullah.com— Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterresmengadakan pembicaraan dengan Presiden Turki dan Ukraina kemarin untuk membahas inisiatif untuk mengakhiri konflik Ukraina dengan Rusia. Negosiasi juga digelar untuk menyelamatkan pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa yang diserang sebelumnya.

Negosiasi melibatkan Sekjen PBB, Antonio Guterres dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy. Berbicara kepada wartawan setelah pembicaraan di Ukraina, Guterres mengatakan dia prihatin dengan situasi di pembangkit nuklir Zaporizhzhia dan menyerukan pemindahan peralatan dan personel militer di sana.

Erdogan mengatakan bahwa pembicaraan tripartit juga menunjukkan perkembangan positif untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai dengan Rusia yang berlangsung di Istanbul Maret lalu. “Secara pribadi, saya masih percaya bahwa perang ini akan berakhir di meja perundingan, Zelenskiy dan Guterres juga memiliki pendapat yang sama dalam hal ini,” katanya dikutip Reuters.

Dalam perjanjian yang diwakili oleh PBB dan Turkiye, kedua belah pihak baru-baru ini mencapai kesepakatan bagi Rusia untuk mencabut pembatasan pengiriman biji-bijian ke Ukraina dengan ekspor yang sudah dilanjutkan. Sebagai anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Turki menjaga hubungan baik dengan Rusia, yang juga merupakan mitra dagang penting, tetapi mencoba menengahi konflik yang telah berlangsung selama enam bulan.

Sementara itu, upaya untuk mendapatkan tanggapan dari Moskow tidak berhasil, dengan Guterres mengulangi seruan agar pembangkit nuklir itu dinyatakan sebagai zona demiliterisasi. “Fasilitas itu tidak dapat digunakan sebagai bagian dari operasi militer apa pun, “ kata Guterres.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Sebaliknya, persetujuan diperlukan untuk membangun kembali infrastruktur publik Zaporizhzhia dan memastikan keamanan daerah tersebut,” katanya.

Sementara itu Presiden Zelenskiy, setelah pertemuan dengan Guterres menyatakan kesepakatan tentang kemungkinan melaksanakan misi Badan Tenaga Atom Internasional ke pembangkit tersebut. “Rusia harus segera dan tanpa syarat menarik pasukannya dari wilayah pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia, serta menghentikan segala provokasi dan serangan,” katanya.

Dalam perkembangan terpisah, total 17 orang tewas dan 42 terluka dalam dua serangan terpisah Rusia di kota utama Kharkiv di timur laut Ukraina, kata gubernur wilayah itu kemarin. Layanan darurat setempat juga menginformasikan bahwa tiga warga sipil juga tewas dan 17 terluka dalam serangan roket kemarin pagi.

Itu adalah serangan lanjutan setelah Rusia menyerang Kharkiv Rabu lalu, di mana layanan darurat mengatakan serangan itu menewaskan 12 orang. Kemarin juga ada sedikitnya empat ledakan di dekat bandara militer utama Rusia di semenanjung Krimea yang dikuasai Moskow.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:PBBperangTurkiUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KUH Adakan Pertemuan dengan Syarikah Saudi, Ingatkan Travel Tak Berizin Bisa Dipidana
Tulisan selanjutnya Sekum Muhammadiyah Sebut Ciri Jamaah Haji Indonesia: Tertib, Santun, Ibadahnya Baik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?