Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Serangan Siber Lumpuhkan Seluruh SPBU di Iran 

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Oktober 2021 10:30 10:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Oktober 2021 11:00
Bagikan
Serangan siber
Bagikan

Hidayatullah.com—Media pemerintah Iran mengatakan bahwa serangan siber menyebabkan gangguan besar-besaran di pompa bensin di seluruh negeri pada hari Selasa. Hal ini terjadi setelah kartu pintar khusus berhenti berfungsi.

“Gangguan pada sistem pengisian bahan bakar stasiun layanan … dalam beberapa jam terakhir, disebabkan oleh serangan siber,” kata penyiar Radio IRIB.

Media yangn  dekat dengan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran ini  membantah desas-desus bahwa gangguan itu disengaja disebabkan pemerintah sebagai alasan atau pendahuluan untuk menaikkan harga BBM. Nour News mengatakan rincian serangan itu dan sumbernya sedang diselidiki.

Banyak orang Iran juga menyatakan keprihatinannya di media sosial tentang jatah bahan bakar yang mereka hemat tidak tersedia jika sistem distribusi digital terpengaruh setelah kembali online.

Kantor berita lokal melaporkan pada hari Selasa bahwa antrian panjang yang telah terbentuk di depan pompa bensin di kota-kota besar Iran telah hilang setelah otoritas Kementerian Perminyakan mengirim tim ke halaman depan untuk memungkinkan pengiriman bahan bakar offline.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pusat Luar Angkasa Virtual Nasional Iran juga mengeluarkan pernyataan yang mengonfirmasi bahwa serangan siber telah menargetkan sistem pengiriman bahan bakar online di negara itu. “Departemen terkait sedang bekerja untuk memperbaiki masalah dan layanan pengiriman bahan bakar akan kembali normal dalam beberapa jam ke depan,” kata pernyataan itu.

Video yang diunggah di media sosial hari Selasa menunjukkan antrian panjang di depan stasiun layanan yang telah kembali bekerja.Serangan itu memiliki makna politik yang sangat besar karena telah terjadi menjelang peringatan protes berdarah pada November 2019.

Protes nasional dimulai pada malam 15 November setelah kenaikan harga bahan bakar secara tiba-tiba tiga kali lipat dan hampir seminggu. Tidak jelas apakah kelompok oposisi Iran mengatur gangguan tersebut untuk menghidupkan kembali ingatan akan protes tahun 2019 atau pihak lain berada di balik serangan siber.

Ratusan tewas dan ribuan ditangkap pasukan keamanan selama aksi protes yang segera berubah menjadi pemberontakan terhadap pemerintah Negara Syiah ini. Pihak berwenang menutup Internet selama seminggu untuk mencegah peredaran video dan gambar sementara pasukan keamanan menggunakan peluru tajam dan gas air mata untuk membungkam aksi rakyat.

Kantor berita Fars yang berafiliasi dengan Pengawal Revolusi (IRGC) juga mengaitkan insiden Selasa dengan protes November tetapi mengaitkannya dengan “anti-revolusioner” dan media oposisi. Kantor Berita Pelajar Iran (ISNA), saluran media Iran pertama yang melaporkan serangan Selasa pagi yang menerbitkan laporan serangan siber ini.

Ketika mesin memproses kartu pengisian bahan bakar yang disediakan pemerintah, tidak ada BBM yang mengalir dan layar mesin justru menunjukkan pesan “cyberattack 64411”, kata ISNA. ISNA tidak menjelaskan lebih jauh mengenai pesan tersebut.

Namun, Associated Press menyebut nomor 64411 mengacu pada salah satu saluran telepon di kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Khomeini. ISNA langsung menghapus laporan itu dari semua portal dan media sosialnya setelah beberapa menit dan mengklaim bahwa laporan itu telah diretas.

Secara bersamaan, rambu-rambu jalan elektronik juga tampaknya diretas di beberapa daerah. Video yang diposting di media sosial menunjukkan tanda elektronik dengan pesan ditujukan kepada Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei: “Khamenei, di mana bensin kita?” di Esfahan.

Tanda lain menampilkan pesan sarkastik yang mengumumkan “bensin gratis di stasiun layanan Jamaran” . Jamaran adalah tempat pendiri Revolusi Iran 1979, Ayatollah Khomeini yang menjanjikan energi dan air gratis kepada massa, hidup sebelum kematiannya pada tahun 1989.

Ini adalah serangan siber terbesar dan paling mengganggu yang pernah dilakukan di Iran karena telah mempengaruhi semua pompa bensin di seluruh negeri. Pada bulan Juli, gangguan di seluruh sistem di jaringan komputer jalur kereta api Iran menunda atau membatalkan ribuan perjalanan.

Serangan serupa juga telah dilakukan di bandara di Mashhad dan Tabriz pada tahun 2018 di mana papan informasi menampilkan pesan dan gambar protes jalanan yang serupa.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Garda Revolusi Iraniranserangan siber
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terlilit Utang, Maskapai Garuda Indonesia Sulit Diselamatkan
Tulisan selanjutnya Bandingkan Harga PCR Indonesia dengan India, PKS : Kenapa kita Tidak Bisa?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Analisa Israel: Iran dan Hizbullah Tidak Bantu Hamas Lancarkan Operasi Thufan Al-Aqsha

Berita
7 Juli 2026 18:19
Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman
Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi
Tak Ingin Disaingi, ‘Israel’ Minta AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki
Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran

Terbaru

  • Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida
  • Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
  • Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital
  • MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia
  • MUI Matangkan Persiapan Kongres Umat Islam Indonesia VIII, Bahas Isu Strategis Keumatan dan Kebangsaan
  • BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal
  • Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
  • Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
  • Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM
  • Seorang Dokter Jerman Bunuh Sedikitnya 15 Pasien

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?