Hidayatullah.com– Menurut Public Security Intelligence Agency Perlakukan terhadap warga muslim ini menjadi hal yang diperlukan untuk mengamati lebih lekat tanda-tanda pergerakan teroris internasional setelah itu peringatan dikeluarkan.
“Mengenali bahwa anggota ekstrimis Islam itu bisa mencoba menyembunyikan diri mereka di antara masyarakat Islam di negeri kita… kita sudah meningkat aktivitas pengawasan terhadap kelompok Islam yang radikal atau pendukung teroris internasional secara domestik,” ujar agen terasebut dalam sebuah laporan tahunan Selasa kemarin.
Agen tersebut juga mengatakan, ia kini telah membentuk suatu kelompok pengawasan khusus terdiri atas personil devuisi investigasi untuk memperbesar penelitian dengan cermat. Ia tidak merinci pada ukuran apa telah diambil. Agen tersebut, suatu divisi menyangkut Kementrian Keadilan, yang dapat meminta untuk mengendalikan atas orang-orang yang dicurigai atas aktivitas mereka.
Bulan lalu, dua diplomat Jepang dibunuh oleh orang-orang bersenjata di Iraq. Peristiwa ini tak urang menyebabkab polemik di dalam negeri menyangkut pengiriman 1000 pasukan kemanusiaan yang akan diberangkatkan menuju Iraq atas permintaan PBB. (ap/gd)