Hidayatullah.com– Pihak berwenang Mozambique mengatakan hampir 90 militan Muslim bersama tawanan mereka menyerahkan diri kepada pemerintah kurun dua bulan terakhir di Mocimboa da Praia di Provinsi Cabo Delgado.
Presiden Filipe Nyusi pada bulan September mengumumkan pengampunan bagi semua militan Muslim yang menyerahkan diri saat melawat ke provinsi tersebut.
Cabo Delgado bergulat dengan kelompok Muslim bersenjata yang menimbulkan krisis kemanusiaan besar-besaran di Mozambique bagian utara.
Kepala pemerintahan setempat Sérgio Cipriano mengatakan para militan itu diterima dengan baik dan proses rekonsiliasi dan reintegrasi sedang berlangsung.
“Kami meminta masyarakat untuk menyambut mereka yang bertobat sebagai saudara, memaafkan semua kesalahan yang dilakukan, meninggalkan masa lalu dan membuka halaman baru. Mereka adalah anak-anak Mocimboa da Praia yang kembali ke rumah mereka, ke tempat asal mereka,” kata Cipriano seperti dilansir BBC Selasa (1/11/2022).
Sejak 2017, kelompok bersenjata Muslim melakukan penculikan, pemenggalan kepala dan pembakaran rumah di provinsi tersebut, sehingga yang memaksa ratusan ribu orang mengungsi demi keselamatan mereka.*