Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi Iran Selidiki Video Petugasnya yang Aniaya Demonstran

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 4 November 2022 13:42 1:42 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 4 November 2022 13:42
Bagikan
Polisi Iran demonstran
Bagikan

Hidayatullah.com — Kepolisian Iran meluncurkan penyelidikan setelah sebuah video viral menunjukkan polisi anti huru-hara berulang kali menendang dan kemudian menembak seorang pria yang diduga demonstran.

Video berdurasi dua menit yang memperlihatkan kebrutalan polisi itu diunggah di media sosial pada Selasa (02/11/2022). Aksi demonstrasi meletus di seluruh Iran setelah kematian seorang perempuan muda dalam tahanan polisi moral.

Dalam video terlihat polisi Iran sedang memukuli seorang pria diduga demonstran yang tergeletak di tanah di sebuah gang pada malam hari. Pria itu nampak berusaha melindungi kepala dan tubuhnya dari pukulan dan tendangan polisi.

Setelah puas, polisi huru hara kemudian meninggalkannya tergeletak di tanah. Namun, beberapa saat kemudian polisi lain datang dan memukulinya dengan tongkat. Tidak berakhir di situ, di bagian akhir video nampak seorang polisi menembak pria itu dari jarak dekat dengan senjata yang tampak seperti senapan peluru karet.

Pada hari Rabu, komando pusat polisi Iran mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat bahwa pihaknya telah menyelidiki video tersebut. Polisi menegaskan bahwa pihaknya akan segera menangkap petugas yang melanggar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Polisi sama sekali tidak memaafkan kekerasan dan perilaku tidak konvensional dan pelanggar pasti akan menghadapi tindakan hukum sesuai aturan,” katanya.

Kelompok hak asasi yang berbasis di Inggris Amnesty International juga memposting video di Twitter, menyebutnya sebagai “pengingat mengerikan lainnya bahwa kekejaman pasukan keamanan Iran tidak mengenal batas” dan mendesak Dewan Hak Asasi Manusia PBB untuk menyelidiki.

Pelepasan video tersebut terjadi di tengah protes yang pecah tak lama setelah kematian Mahsa Amini pada 16 September.

Wanita berusia 22 tahun itu meninggal di sebuah rumah sakit di Teheran setelah ambruk di pusat “pendidikan ulang” tempat dia dibawa oleh apa yang disebut “polisi moral” negara itu setelah penangkapannya karena dugaan ketidakpatuhan terhadap peraturan berpakaian. Keluarganya telah menantang penyelidikan resmi yang menemukan dia tidak dipukuli dan meninggal karena kondisi yang sudah ada sebelumnya.

Puluhan orang, termasuk pasukan keamanan, diyakini tewas selama protes, tetapi pihak berwenang belum menerbitkan penghitungan resmi. Banyak lagi yang terluka atau ditangkap, dan Iran minggu ini mulai mengadakan kasus pengadilan pertama untuk “perusuh”.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:demo iraniranMahsa Aminipolisi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Luhut Bantah Soal Industri Nikel Dipenuhi TKA China, Ini Kata JK
Tulisan selanjutnya varian baru covid-19 omicron Omicron XBB Merebak Kasus Covid-19 di Malaysia Melonjak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?