Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tunisia Pulangkan Bocah Migran yang Mencapai Italia Sendirian

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 November 2022 07:43 7:43 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 November 2022 07:43
Bagikan
migran gelap turki
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang bocah perempuan berusia 4 tahun, yang mencapai wilayah Italia sendirian tanpa orang tuanya dengan perahu migran yang berangkat dari Tunisia pada bulan Oktober, akhirnya dipulangkan pada hari Kamis (24/11/2022).

Repatriasinya bisa dilakukan setelah seorang hakim di Sicily memutuskan anak perempuan itu harus dikembalikan ke keluarganya atas permintaan otoritas Tunisia.

Kementerian Urusan Keluarga Tunisia dalam sebuah pernyataan menjelaskan bahwa delegasi perlindungan anak Tunisia mendampingi perjalanan anak itu pulang, “dan menyerahkannya kepada keluarganya setibanya di bandara Tunis-Carthage.”

Orang tua anak itu berencana berangkat sebagai satu keluarga bersama seorang abangnya – berusia 7 tahun – dengan sebuah perahu dari kota kecil Sayada di pesisir utara Tunisia menuju Kepulauan Lampedusa, Italia. Perjalanan serupa banyak dilakukan orang Tunisia.

Namun, menurut Tunisian Forum for Economic and Social Rights (FTDES), yang tekun melacak migrasi klandestin dari Tunisia, sinayah “menyerahkan putrinya kepada penyelundup manusia di atas perahu” sebelum kembali ke tempat pemberangkatan awal untuk menjemput istrinya dan putranya yang tertinggal jauh di belakang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Sementara itu, perahu tersebut sudah berlayar menuju Lampedusa,” kata FTDES seperti dikutip AFP.

Kedua orang tua bocah itu, yang bekerja sebagai pedagang kaki lima di pesisir Tunisia, lalu ditahan aparat karena kejadian itu tetapi kemudian dibebaskan.

FTDES mengatakan sekitar 2.600 anak Tunisia di bawah umur – lebih dari dua pertiganya tanpa pendamping – mencapai wilayah Italia antara bulan Januari dan Agustus 2022, dari total sekitar 13.000 migran asal Tunisia.

Krisis ekonomi yang parah mendorong semakin banyak orang Tunisia untuk mencoba peruntungan ke Eropa, khususnya Pulau Lampedusa yang berjarak sekitar 130 kilometer (80 mil) dari lepas pantai.

Otoritas Tunisia – negara di Afrika Utara yang berpenduduk 12 juta jiwa – kewalahan untuk menghentikan kepergian orang-orang yang ingin memperbaiki nasib mereka di negeri seberang lautan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bocahFTDESItaliaLampedusamigrantunisia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jokowi Ucapkan Tahniah, Anwar Ibrahim: Indonesia Sahabat Sejati Malaysia
Tulisan selanjutnya Telaah hadis:  Dua Sayap Lalat yang Dinilai Tidak Rasional  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?