Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di masa Depan Jamaah Haji Bisa Naik Kereta Gantung

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 12 Oktober 2011 17:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Transportasi jamaah haji terus menjadi perhatian pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Usai merampungkan monorail Masyair yang menghubungkan Arafah-Muzdalifah-Mina, kini Arab Saudi tengah merancang sistem transportasi pendukung lainnya, yang bisa digunakan oleh para jamaah dan untuk mengurangi kemacetan di jalan raya.

Rencananya, pemerintah akan membangun 12 jalur kereta gantung yang menghubungkan wilayah lapangan parkir di Kudai, Rusaifa, dan Tan`im dengan Masjidil Haram.

Direktur Center of Research Excellence dari Universitas Umm Al Qura, Mekkah, Adnan Gutub, menekankan pentingkan sistem transportasi mobil kabel atau kereta gantung ini.

“Sistem ini merupakan alat transportasi pendukung, bukan alternatif dari sistem transportasi yang ada,” katanya, seperti dikutip Arab News.

Gutub mengatakan, lembaganya bekerjasama dengan Crowd Management Center dari Universitas Toronto membangun sistem transportasi kereta gantung yang terbaik untuk Makkah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia mengatakan, sistem ini akan berjalan mulus mengingat letak geografis daerah pusat kota Makkah ini yang dikelilingi sejumlah gunung. “Sistem transportasi ini sangat ekonomis dan akan memberikan banyak kontribusi untuk mengurangi kemacetan di jalan raya,” ujarnya.

Sebuah lokakarya digelar di Universitas Umm Al Qura pada hari Sabtu (09/10/2011) untuk mendiskusikan proyek tersebut lebih terperinci, bersama dengan para pakar dari Saudi dan luar negeri.

“Akan ada dua jalur kereta gantung dari Kudai, empat dari Rusaifa, dan enam dari Tan’im,” kata Aamir Al Shalabi dari Universitas Toronto.

Jalur dari Kudai itu akan memiliki panjang 2,3 kilometer tanpa ada stasiun pemberhentian di tengahnya. Akan ada dua jalur dari Rusaifa menuju Masjidil Haram, satu dengan panjang 3,2 kilometer tanpa stasiun pemberhentian. Dan satu jalur lainnya memiliki panjang 3,3 kilometer, yang meliintas paralel dengan jalan raya Makkah dan memiliki tiga stasiun.

Tiga jalur direncanakan dari Tan’im. Satu dengan panjang 5,1 kilometer tanpa stasiun di tengahnya, dan satu lainnya dengan panjang yang sama akan dilengkapi dengan satu stasiun di Syuhada. Jalur ketiga panjangnya 5,8 kilometer, akan dibangun paralel dengan jalan raya dan dilengkapi dengan 3 stasiun.

Saat membuka workshop tersebut, Presiden Universitas Ummul Qura, Bakri Assas, menggarisbawahi pengalaman Kerajaan Arab Saudi dalam mengatur keramaian, terutama selama musim haji.

Dalam kesempatan itu ia juga memuji upaya pemerintah dalam meningkatkan fasilitas untuk jamaah haji dan umrah. Dia juga menekankan pentingya pembangunan sistem transportasi baru untuk mengatasi pertambahan jumlah jamaah haji dan umrah.

Menurut sebuah studi, jumlah jamaah yang datang ke Makkah untuk melakukan haji dan umrah diperkirakan akan mencapai angka lebih dari 17 juta pada tahun 2025.

Sebelumnya sistem transportasi semacam ini telah dimiliki Arab Saudi di Abha ibukota Provinsi Asir. Banyak wisatawan di kota itu menikmati perjalanan sambil melihat pemandangan sekitar yang juga di kelilingi banyak gunung seperti halnya Makkah.*

Keterangan foto: Kereta gantung di kota Abha, Provinsi Asir, Arab Saudi.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pekerja Eropa ‘Wajib Lapor’ Bila Merokok
Tulisan selanjutnya Nasib Ratusan Anggota PBB Ditentukan 5 Negara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?