Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mesir Terancam Bendungan Ethiopia di Sungai Nil Biru

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Juni 2013 08:46 8:46 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Juni 2013 08:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kantor Kepresidenan Mesir hari Senin (3/6/2013) mengeluarkan rangkuman dari laporan akhir tentang pertemuan tripartit yang diikuti oleh wakil dari Mesir, Sudan dan Ethiopia, membahas dampak potensial yang ditimbulkan oleh proyek bendungan Ethiopia di Sungai Nil, lansir Al-Ahram.

Meskipun Ethiopia bersikukuh mengatakan proyek bendungannya tidak akan berdampak buruk bagi negara Sudan atau Mesir, rangkuman laporan itu mengatakan bahwa berbagai studi yang dikemukakan oleh pihak Ethiopia tidak cukup atau ketinggalan zaman.

Lebih lanjut dikatakan bahwa Ethiopia gagal melakukan studi-studi yang diperlukan sebelum merencanakan pembangunan bendungan, termasuk kemungkinan bahaya yang muncul di semua negara sekitarnya jika bendungan itu runtuh.

Ethiopia juga tidak melakukan studi dampak lingkungan dan sosial terhadap negara-negara di kawasan hilir Sungai Nil akibat dibangunnya bendungan raksasa di negara yang terletak di hulu tersebut.

Selain itu, kemampuan Bendungan Tinggi Aswan milik Mesir yang terletak di hilir, juga akan mengalami gangguan produksi listrik, terutama saat sungai nil mengalami banjir musiman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lebih parah lagi, pada musim kemarau saat di mana debit air sungai surut, sementara air di bendungan Ethiopia yang berada di hulu terisi penuh Mesir tidak akan mampu memproduksi listrik dan mengalirkan air ke saluran irigasi.

Laporan itu juga menyoroti dampak lingkungan dan sosial dari proyek bendungan Ethiopia terhadap negara di sepanjang Sungai Nil, di mana ekosistem Ethiopia akan terganggu dan demikian pula dengan pertanian Mesir.

Proyek bendungan Ethiopia itu juga tidak melakukan studi pendahuluan untuk mengetahui sistem hidrologi Sungai Nil diberbagai kondisi.

Ahad lalu, Kementerian Air dan Listrik Ethiopia menyatakan bahwa proyek Bendungan Renaisans didesain dengan standar internasional. Dan pada hari yang sama, Kementerian Luar Negeri Ethiopia menyatakan bahwa laporan tripartit mengenai masalah itu menyatakan bahwa bendungan Ethiopia itu tidak akan “membahayakan” kepentingan Mesir atau Sudan.

Sungai Nil, yang bermuara ke Laut Mediterania di utara Mesir, terbentuk dari dua sungai besar Nil Biru dan Nil Putih. Sungai Nil Biru mata airnya berada di Danau Tana di Ethiopia. Sungai Nil Biru mengalir di negara Ethiopia dan Sudan. Sedangkan Sungai Nil Putih jauh lebih panjang. Bermuara diperkirakan di sekitar negara Rwanda dan Burundi, Sungai Nil Putih mengalir ke utara Afrika melewati Tanzania, Danau besar Victoria, Uganda, Sudan Selatan, Sudan dan Mesir. Kedua sungai itu bertemu di ibukota Sudan, Khartoum, sebelum akhirnya mengalir menjadi satu Sungai Nil dan bermuara di kawasan Delta Nil lewat dua jalur masuk ke Laut Mediterania, dekat Sinai.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KPAI: Anak Indonesia butuh Tontonan Bermutu
Tulisan selanjutnya Kerukunan Agama di Indonesia terbaik di Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?