Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Cabut Larangan Kerudung di Sekolah Menengah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 September 2014 19:47 7:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 September 2014 19:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Turki mengumumkan pencabutan larangan berhijab di sekolah-sekolah menengah. Sebuah kebijakan yang tidak disukai sekularis.

Wakil Perdana Menteri Bulent Arinc mengatakan bahwa amandemen dilakukan atas peraturan seragam sekolah pelajar putri, di mana mereka tidak lagi dipaksa untuk membiarkan kepalanya terbuka (tidak berkerudung).

“Saya memahami bahwa sebagian pelajar putri sudah sejak lama menunggu (amandemen) regulasi sekolah menengah ini,” kata Arinc kepada para wartawan setelah menghadiri pertemuan kabinet Senin malam lalu dikutip AFP (23/9/2014).

Perdana Menteri Ahmet Davutoglu menyambut baik perubahan peraturan itu yang disebutnya sebagai upaya demokratisasi.

“Ini seharusnya tidak dilihat sebagai pencabutan larangan penggunaan kerudung,” kata Davutoglu kepada stasiun televisi swasta NTV Senin kemarin, seraya mengatakan bahwa upaya untuk memberikan kebebasan dan demokratisasi telah dilakukan di berbagai bidang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, perubahan peraturan itu tidak disukai orang-orang sekuler.

Kamuran Karaca, ketua sebuah organisasi pendidikan Egitim-Sen, mengatakan kebijakan itu akan menimbulkan “trauma” di kalangan masyarakat Turki.

“Masyarakat Turki menuju kembali ke abad pertengahan melalui eksploitasi agama,” kata Karaca.

Dengan tujuan reformasi untuk mendorong kebebasan dan demokrasi, tahun lalu Turki mencabut peraturan yang sudah lama berlaku berupa larangan berkerudung bagi wanita pegawai negeri. Kebijakan itu disebut kelompok sekuler sebagai upaya islamisasi negara Turki yang sekuler.

Sebagaimana diketahui pendiri Turki moderen, Mustafa Kemal Ataturk, yang berkuasa setelah Kekhalifahan Utsmani runtuh, memberlakukan pemisahan yang tegas antara agama dan negara.

Presiden Recep Tayyip Erdogan, yang sebelumnya menjabat perdana menteri, dituding para sekularis berupaya menggerogoti legasi Ataturk. Tudingan itu dibantah Erdogan.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemanis Buatan Picu Diabetes?
Tulisan selanjutnya MUI: Larangan Haji Berkali-kali Tidak Terkait Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?