Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pakar: Jokowi Lebih Condong ke China

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 November 2014 06:26 6:26 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 November 2014 06:26
Bagikan
Presiden Jokowi bersalaman dengan Menlu China, Wang Yi di Istana Negara
Bagikan

Hidayatullah.com–Fithra Faisal, staf pengajar perdagangan internasional Universitas Indonesia (UI), berpendapat Indonesia mungkin akan condong berpihak ke China dan Jepang.

“Bisa kita lihat menteri-menteri dalam tim ekonomi pemerintahan Presiden Joko Widodo sangat dekat dengan Jepang dan China. Meski demikian, Indonesia tidak mesti mengikuti FTAAP atau TPP. Kita bisa memperkuat, misalnya, ASEAN +3,” kata Fithra dikutip BBC Indonesia, Jerome Wirawan.

Sementara itu, analis lainnya menyarankan Indonesia harus memainkan diplomasi yang cantik agar tidak tampak berpihak ke salah satu kubu.

“Indonesia harus bisa memainkan diplomasi yang cantik. Indonesia tentu tidak mau merugikan kepentingan nasionalnya dengan menguntungkan salah satu pihak dan merugikan pihak yang lain mengingat Indonesia bersahabat baik dengan keduanya. Dengan demikian, Indonesia harus mencari jalan tengah. Lagipula, di kawasan Asia Pasifik, ada forum yang melibatkan baik China maupun AS,” kata peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ganewati Wuryandari.

Seperti diketahui, kehadiran Jokowi dalam forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Beijing merupakan kiprah pertamanya dalam sebuah forum internasional.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, di tengah euforia tersebut, ada tantangan besar yang diemban Presiden Jokowi. Pendekatan ke Tiongkok sudah terlihat sebelum dan sesaat setelah Jokowi terpilih menjadi presiden.

Sebelum berangkat ke China, para menteri Jokowi sudah menanda tangani Memorandum Of Undestanding (MoU) dengan perusahaan China. Diantaranya MoU PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan China International Fund (CIF).

Banyak analis memperkirakan, Jokowi dimungkinkan akan melakukan pertemuan dengan jejaring China Connection di sela – sela KTT APEC di Ibu Kota China, Beijing.

Sejak tiba di ibu kota China, Beijing, pada Sabtu 8 November lalu, Presiden Jokowi telah menghadiri berbagai acara, termasuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama.

Dalam pertemuan itu, Obama mengaku Indonesia memainkan peranan penting di kawasan Asia Tenggara.*

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaJoko widodoJokowi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jokowi dan Obama Bicarakan Radikalisme di Indonesia
Tulisan selanjutnya Media Jadikan Menteri Susi Pudjiastuti Ibarat Cacing Jadi Naga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?