Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mantan Agen Intelijen Ingin Beberkan Bukti Inggris Mengetahui Penyiksaan di Guantanamo

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Januari 2016 09:15 9:15 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Januari 2016 09:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang mantan anggota intelejen senior Inggris ingin memberi bukti bahwa badan keamanan negara tersebut sudah mengetahui tentang penyiksaan tahanan di penjara AS di Teluk Guantanamo, sebuah koran melaporkan.

Mantan pejabat berusaha mendapat izin untuk membeberkan bukti pada parlemen, dia mengatakan bahwa seorang petugas Inggris menyaksikan penyiksaan tahanan pada 2002, Sunday Times mengutip perkataan sumber pejabat keamanan senior.

Bukti penyiksaan itu telah dibongkar pada pertemuan di markas MI5 Inggris, London pada tahun 2002 dan bukti tersebut diyakini termasuk klaim bahwa tentara Inggris menyaksikan para tahanan diborgol, ditutup kepalanya dengan kain, waterboarding, dan menjadi korban penyiksaan mental oleh petugas CIA, dikatakan di laporan dikutip ibtimes.co.uk, Senin (25/01/2016).

Waterboarding, adalah teknik interogasi yang dikenakan kepada tahanan dengan cara mengikat tangan dan wajah, kemudian kepalanya ditutup dan dituangkan air.

Tidak ada seorangpun yang dapat segera mengatakan itu pada kementrian dalam negeri Inggris yang mengendalikan pertanyaan-pertanyaan media pada organisasi resmi seperti MI5.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Senat AS mempublikasikan sebuah laporan pada 2014 yang mengatakan bahwa CIA telah menggunakan kekerasan seksual, waterboarding, dan metode kekerasan lainnya dalam menginterogasi tersangka terorisme pada tahun-tahun setelah peristiwa 11 September 2001 di Amerika Serikat.

Bulan lalu seorang mantan tahanan Inggris di Guantanamo mengatakan bahwa petugas kemanan Inggris menyaksikan dia disiksa oleh tentara Amerika di Afghanistan.

Secara terpisah, seorang mantan tahanan Inggris lain di Guantanamo mengatakan pada 2014 bahwa dia mengalami penyiksaan psikologis termasuk ancaman akan dieksekusi dan tidak diberi akses pada cahaya apapun.

Penjara di Guantanamo, di Kuba, dibuka pada tahun 2002 untuk menampung para tahanan asing kasus terorisme tetapi hal itu memantik kritik internasional dari banyak negara dan aktivis HAM. Presiden AS Barrack Obama sedang berusaha menutup penjara itu.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:GuantanamoHAMintelijenM15terorismewaterboarding
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Jabar: Selama 2015 Ada 39 Kasus Aliran Sesat di Jawa Barat
Tulisan selanjutnya Hamas: Penculikan Pemimpin Tepi Barat Tak Akan Hentikan Intifada

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Berita
28 Agustus 2026 11:26
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?