Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rohingnya Jadi Duri Dalam Daging Kepemimpinan Aung San Suu Kyi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Mei 2016 09:25 9:25 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Mei 2016 09:25
Bagikan
Aung San Suu Kyi
Bagikan

Hidayatullah.com-  Seorang  jurnalis multimedia berbasis di Yangon, Myanmar mengatakan masalah ‘Rohingya’ merupakan salah satu duri dalam pemerintahan baru, yang dipimpin oleh Liga Nasional untuk Demokrasi Aung San Suu Kyi.

David Doyle yang dikenal sebagai wartawan dengan pengalaman luas di dalam dan luar negeri  terkait politik Myanmar menulis di laman thediplomat.com, Jumat (29/04/2016) mengatakan, sebelumnya, Biksu Ma Ba Tha pernah memperingatkan sebelum pemilihan tahun lalu bahwa pemerintah NLD akan membawa pada “Islamifikasi” negara itu. Kampanye agama seperti itu merupakan alasan, seperti yang dipercayai, mengapa NLD tidak mendaftarkan satu kandidat Muslim pun di pemilihan.

“Rakyat Rohingya sendiri dilarang ikut serta dalam pemilihan dan kartu identitas mereka dicabut. Tetapi Aung San Suu Kyi tidak menunjuk secara langsung pada mereka selama berkampanye – dan harapan bahwa kemenangan pemilu dari ikon hak asasi itu akan merubah situasi bagi kelompok minoritas ternyata belum berbuah,” ujarnya.

Pada awal tahun lalu masyarakat internasional terkejut melihat 31.000 rakyat Rohingnya yang depresi melarikan diri dari negara mereka dengan perahu usang, seringkali berada di tangan para human traffiking, dan telah meminta tindakan nyata sejak saat itu – agar sedikit berhasil dengan Myanmar.

Pada 14 April, Komisi Internasional Kebebasan Beragama meminta pemerintah Burma “mengambil langkah” untuk melindungi kebebasan beragama dan kepercayaan di Myanmar – khususnya mengenai kesulitan yang dihadapi Rohingya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Salah satu langkah itu adalah pemerintah Burma secara radikal mengubah kebijakan dan tindakan keras mereka di Rakhine, yang telah melukai anggota dari etnis masyarakat yang tinggal di sana, khususnya Muslim Rohingya,” kata pejabat pemerintah AS.

Tetapi sementara banyak orang yang ingin melihat tindakan untuk Rohingya, Myanmar merupakan sebuah negara dengan banyak permasalahan – dari konflik etnis yang sedang berlangsung hingga kemiskinan – dan pesan dari tokoh senior NLD terlihat bahwa nasib mereka bukanlah sebuah prioritas.

Pada awal bulan ini, Menteri Hubungan Beragama pilihan NLD Aung Ko, seorang mantan anggota dari partai dukungan militer USDP, mengatakan bahwa hanya yang beragama Buddha merupakan penduduk “lengkap” dan agama lain, khususnya Muslim, merupakan “rekan penduduk”.

Sebelum ini, hari Kamis, para Biksu Buddha dan ratusan nasionalis Burma berbaris di kedutaan AS di Myanmar pada melampiaskan kemarahan mereka memprotes penyebutan istilah ‘Rohingya’.

Nasionalis dan Buddha Burma Tolak ‘Rohingya’di Kedutaan AS di Myanmar

Kepada kedutaan AS, para pendemo meminta pemerintah baru NLD untuk “secara resmi memperbarui dan menkonfirmasi ulang pengumuman pemerintah sebelumnya yang menolak Rohingya.”

Ketika diminta untuk mengomentari hal ini, seorang juru bicara untuk Liga Nasional untuk Demokrasi menolak berkomentar.

“Saya tidak ingin menjawab pertanyaan ini,” kata.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aung San Suu KyiBuddhaMa Ba ThaMuslimmyanmarRohingnya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 440 Anak Palestina Ditahan dalam Penjara Israel
Tulisan selanjutnya Demi Impian Pulangkan Orang Tua jadi TKI, Ia Sulap Café jadi Tempat Belajar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?