Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dunia Mengutuk Kekejaman Rezim Bashar dan Sekutunya di Aleppo

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Desember 2016 07:11 7:11 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Desember 2016 09:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Masyarakat dunia Islam memprotes kekejaman yang dilakukan terhadap rakyat Suriah saat konvoi pemindahan warga sipil dan tentara oposisi yang terluka meski sudah ada kesepakatan gencatan senjata.

Emir Qatar, Syekh Tamim bin Hamad bin Khalifa al-Tsani menyatakan rasa simpatinya pada Aleepo hingga mengumumkan pembatalan perayaan Hari Nasional negara itu pada pekan depan sebagai bentu solidaritas kepada rakyat Suriah di wilayah bergolak itu.

“Kami turut merasakan kesedihan yang dialami warga Aleppo yang kini menghadapi penyiksaan dan pembantaian,” lapor Kantor Berita Qatar.

Sementara itu, lampu-lampu di Menara Eiffel di Paris sempat dimatikan menandai kekejaman yang dilakukan terhadap warga sipil oleh tentara Bashar dengan dukungan Rusia, Iran dan milisi Syiah di wilayah itu.

Lampu di puncak menara Eiffel Tower sempat dimatikan pada hari Rabu, 14 Desember 2016 seagai bentuk solidaritas kemanusiaan kota yang tengah terkepung  Rezim Bashar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menara Eiffel biasanya menyalakan lampunya mulai pukul 01.00 dan 02.00 dan menjadi simbol persatuan, kutip The Independent, Kamis (15/12/2016).

Beberapa demonstran juga berkumpul di dekat menara tersebut dengan memakai pakaian berwarna merah yang melambangkan pertumpahan darah di kota kedua Suriah itu.

Di Kuwai,  sekitar 2000 demonstran berbaris di luar Kedutaan Rusia, mengutuk dukungan Moskow kepada tentara Suriah.

“Hari ini, rakyat Suriah yang berperang dengan Rusia. Mayat orang awam bergelimpangan di jalan-jalan raya di Aleppo.

Pilu di Aleppo, Perempuan Izin Bunuh Diri untuk Hindari Teror Perkosaan Rezim Bashar

“Kami menyerukan kepada Turki dan negara-negara Teluk untuk mengusir duta Rusia dan memutuskan hubungan diplomatik dengan Moskow,” tegas anggota parlemen Kuwait, Jamaan al-Harbash yang menyertai protes tersebut.

Kuwait juga telah meminta Liga Arab agar mengadakan pertemuan darurat Senin ini untuk membahas tentang Aleppo.

Jerman menuduh rezim Bashar dan pendukungnya telah melakukan kejahatan berat dan menyerukan penghentian perang dengan segera.

“Kita tahu bahwa para tentara Iran serta milisi Syiah dibiayai oleh Iran terlibat dalam semua ini,” kata  juru bicara Kanselir Angela Merkel Steffen Seibert Steffen saat konferensi pers sebagaimana dilansir Anadolu Agency, Rabu (14/12/2016).

Stasiun Televisi Orient TV milik kelompok oposisi melaporkan, konvoi pertama membawa penduduk yang terluka terpaksa mundur setelah ditembak kelompok pro-Bashar al Assad saat mendekati area Ramousah.

“Konvoi itu ditembak oleh tentara rezim, menyebabkan tiga orang terluka termasuk seorang anggota pertahanan sipil. Mereka kemudian terpaksa dibawa pulang ke daerah yang telah dikepung, “kepala layanan ambulans di daerah tersebut, Ahmed Sweid.

Menteri Luar Turki, Mevlut Cavusoglu menegaskan bahwa Turki, Rusia dan Iran akan mengadakan pertemuan di Moskow pada 27 Desember ini untuk mencari solusi konflik selama hampir lima tahun di Suriah.

“Kami sedang berusaha untuk melakukan gencatan senjata di seluruh negara dan mengadakan negosiasi untuk memulai jalan solusi politik,” katanya kepada stasiun televisi TGRT Haber sambil berjanji bahwa Ankara akan melanjutkan upaya menyelamatkan warga Suriah dalam waktu dekat.

“Pesan Perpisahan’ dari Aleppo: Hentikan Genosida Ini!

Sebagaimana diketahui, evakuasi warga sipil dan kelompok oposisi Suriah yang sebelumnya direncanakan dimulai Rabu pagi (14/12/2016) di Aleppo mengalami penundaan.

Gencatan senjata di kota itu tak bertahan setelah adanya penembakan dan serangan di kawasan-kawasan yang masih dikuasai oposisi.

Para pegiat HAM Suriah, mengakui, evakuasi warga yang seharusnya dimulai Rabu pagi waktu setempat di Aleppo tidak berjalan.

Di saat kecemasan dan ketakutan menghantui banyak pihak akan nasib warga sipil yang terjebak, Presiden Suriah Bashar al-Assad hari Rabu (15/12/2016), justru mengatakan pasukannya akan terus melancarkan serangan terhadap kelompok pembebasan dan oposisi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aleppo timurbashar al assadFree Syrian ArmyFSAgenosidairankelompok pembebasankematiaanLina Shamy Rezim Bashar al Assadpenduduk AleppoPesan Perpisahanrusiaserangan ke Aleppo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Suara Anak Aleppo: “Ini Mungkin Terakhir Anda Melihat Kami”
Tulisan selanjutnya Janji Allah dan “Generasi Al-Maidah”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?