Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rabithah Alam Islami Memuji Usaha Raja Salman Melayani Haji

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 September 2017 23:00 11:00 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 September 2017 06:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sejumlah mufti negara-negara Arab dan Islam, tokoh-tokoh Islam utama di dunia, dan para tamu Liga Muslim Sedunia   (Rabitah al-Alam al-Islami) untuk musim haji saat ini memuji usaha Raja Salman dalam melayani dan membela Islam.

Mereka juga mengapresiasi sikap Raja Salman yang murah hati dalam usahanya untuk membuka kembali Masjid Al-Aqsha dan yang menyoroti pendekatan moderat dan dimensi budaya Islam melalui pendirian Pusat Keamanan Internasional Raja Salman King Salman Center for Global Peace,  the Global Center for Combating Extremist Ideology (GCCEI) dan the Saudi Ideological War Center (IWC).

Demikian pernyataan akhir yang dibuat setelah partisipasi mereka dalam forum haji yang diselenggarakan oleh Liga Muslim Sedunia di Mina yang mengangkat tema “Moderasi dan toleransi dalam Islam … teks dan fakta,”  demikian laporan Arab News,  Rabu (06/09/2107).

Baca: Liga Dunia Islam Prakarsai Dialog Antar-Mazhab

Di antara peserta forum tersebut adalah Mufti Besar Arab Saudi, Ketua Majelis Tinggi Ulama dan Ketua Dewan Pendiri Liga Muslim se Dunia  , Syeikh Abdul Aziz bin Abdullah Al-ASyeikh; Sekretaris Jenderal Liga Muslim se Dunia  , Ketua Dewan Organisasi Ulama Muslim Internasional dan anggota Majelis Tinggi Ulama Saudi, Syeikh Mohammed bin Abdul Karim Al-Issa; Mufti Besar Mesir, Shawqi Allam; Jenderal Mufti Al-Quds dan Palestina, Syeikh Mohammed Ahmed Husain; Mufti Besar Republik Chechen, Syeikh Salah Medjiyev; Ketua Majelis Tinggi Fatwa dan Keluhan Mauritania, Syeikh Mohammed Mukhtar bin Imbala; dan sejumlah ulama dari 72 Negara Arab dan Islam, termasuk para ulama Saudi.

Dalam pidato pembukaannya, Al-ASyeikh menekankan bahwa moderasi, keadilan dan toleransi adalah ciri utama yang dicerminkan oleh Islam dan Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Al-ASyeikh meminta para ulama, khotib, penceramah, intelektual dan penulis untuk menunjukkan sisi moderasi dan toleransi dalam Islam melalui perbuatan dan kata-kata mereka, secara tertulis dan berkontribusi dalam media massa, melalui internet, media sosial dan sarana lain yang tersedia untuk menunjukkan realitas Islam agar semua orang melihat kebajikan agama Islam.

Sementara itu, Mufti Agung Al-Quds, Syeikh Mohammed Ahmed Husain dalam pidatonya mengucapkan terima kasih kepada Kerajaan Saudi atas perhatiannya kepada para jamaah haji sehingga bisa melakukan ibadah dengan aman. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Liga Muslim se Dunia   atas undangannya ke forum ini. Dia menambahkan bahwa tema forum tersebut adalah inti dari Islam, dan bahwa forum semacam itu akan memperkaya Islam.

Baca: Sikap Adil Melihat Kunjungan Raja Salman

Dia mengatakan bahwa Masjid Al-Aqsa semakin memburuk akibat agresi Israel. Orang-orang Muslim Palestina mengalami cobaan berat di wilayah yang diduduki pada Juli lalu, dan dalam konteks ini, dia memuji upaya Raja Salman dalam mengakhiri krisis dengan dukungan saudara-saudara Muslim di sejumlah negara Islam.

Mufti Besar Mesir Shawqi Allam, Mufti Besar Republik Chechen Syeikh Salah Medjiyev, serta Ketua Majelis Tinggi Fatwa dan Keluhan Mauritania Syeikh Mohammed Mukhtar bin Imbala juga berkesempatan menyampaikan pidato mereka dalam acara pembukaan.

Para peserta menegaskan bahwa moderasi dan toleransi dalam Islam adalah pilar utama agama Islam. Mereka menambahkan bahwa penyimpangan apapun bersumber dari ketidaktahuan, kesalahan atau gagasan menyimpang. Moderasi dan toleransi adalah ciri khas umat Islam sepanjang sejarahnya yang panjang yang sejalan dengan Al-Quran dan Sunnah, dan langkah orang-orang sholeh dalam menghadapi anomali gagasan dan pandangan tentang Islam.

Mereka mengatakan bahwa Islam dengan moderasi yang seimbang, nilai-nilai kebaikan, ketetapan yang adil, sistem yang komprehensif, dan pengalaman budaya yang unik mampu memberikan solusi atas masalah kronis umat manusia dan menyelamatkannya dari degradasi moral dan sosial mereka.

Para peserta juga menekankan perlunya memodernisasi pesan-pesan agama yang memperhitungkan perbedaan waktu, tempat dan perkembangan, namun sejalan dengan dasar-dasar dan identitas Islam yang dapat mengatasi masalah masyarakat kontemporer yang jauh dari hawa nafsu dan reaksi seketika dengan menghadirkan pandangan Islam yang sejati.

Baca: Liga Muslim Dunia Mengajak Umat Islam Lindungi .

Mereka juga mengharapkan dukungan untuk melakukan penelitian dan kajian yang bersumber dari prinsip-prinsip moderasi dan toleransi dalam Islam, penyebarannya di antara peradaban yang ada di dunia, dan penolakan terhadap gagasan-gagasan mencurigakan dari para ekstremis yang membawa gagasan menyimpang yang bertentangan dengan hukum dan tujuan syari’ah Islam.

Para peserta menekankan perlunya untuk mendukung lembaga-lembaga penelitian dan ilmiah di dunia untuk mendeteksi kampanye media memerangi Islam dan menyusun strategi yang sesuai untuk mencegah kampanye semacam itu, dan memperbaiki citra yang keliru tentang Islam dan Muslim, di mana dunia akan mengetahui prinsip-prinsip Islam yang agung, serta menghadapi kampanye “Islamofobia”.

Mereka juga menyerukan perlunya klarifikasi mengenai posisi Islam mengenai isu-isu era sekarang, ilmu pengetahuan, pembangunan, dan kajian sistem sosial, politik dan ekonomi dan untuk dinilai dari pendekatan moderat Islami untuk menggambarkan pandangan Islam yang yang jelas, akurat dan relevan untuk mengatasi masalah-masalah kekinian.

Sebelumnya, para peserta forum mempresentasikan makalah-makalah yang detail tentang tema yang mencakup moderasi dan toleransi, tantangan dan tanggung jawabnya. Mereka menyerukan untuk menangani semua masalah di negara-negara Islam dan perumusan solusi secara kolektif yang akan mewakili suara satu umat Islam yang bersatu.*/Abd Mustofa

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:budaya IslamhajiLiga Muslim SeduniaMasjid Al AqshamoderatMuftiNegara ArabRabithah Alam IslamiRaja Salmanterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Terus Persenjatai Militer Myanmar
Tulisan selanjutnya Spanyol Kembali Jegal UU Referendum Kemerdekaan Catalonia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?