Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemberontak al Houthi Ancam Blokir Jalur Laut Merah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Januari 2018 21:03 9:03 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Januari 2018 21:03
Bagikan
Milisi Syiah al Houthi di Yaman
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemberontak Syiah al Houthi mengancam menutup rute pengiriman Laut Merah jika pasukan sekutu yang dipimpin Arab Saudi terus meningkatkan serangan kepada mereka di kota pelabuhan Hodeidah.

Dikutip kantor berita Xinhua dari Saba, kepala pemberontak al Houthi, Saleh al-Sammad dalam sebuah pertemuan dengan Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Moin Sharim mengatakan aku menutup jalur pengiriman internasinal jika Saudi terus menyerang.

“Kami akan menutup rute pengiriman internasional Laut Merah jika pasukan militer Saudi meningkatkan kemajuan mereka sehingga Hodeidah,” kata Saleh hari Selasa (9/1/2018).

Dalam pertemuan itu, Samad menyalahkan Utusan PBB Ismail Ould Cheikh yang dianggap gagal dalam mengupayakan negosiasi antara pemerintah Yaman dengan Houthi.

Akibatnya, Pemberontak Syiah yang didukung Iran ini terus terdesak dengan gempuran koalisi, baik dari darat maupun operasi udara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Senin (08/01/2018), pasukan pemerintah mengklaim telah membebaskan gunung Umm al-Athem di Saada, dekat dengan perbatasan Saudi.

Dengan keberhasilan pasukan koalisi menguasai Umm al-Athem, pasokan logistik Houthi terputus.

“Kami telah sampai pada titik di mana kami tidak lagi menggantungkan harapan kepada PBB sebagai pencipta perdamaian di Yaman,” kata Samad.

Baca: 60 Militan Syiah Houthi Tewas dalam Serangan Koalisi Pimpinan Saudi

Pasukan sekutu menuduh al Houthi menyelundupkan senjata melalui Pelabuhan Hodeidah di samping bea cukai barang impor untuk membiayai perang.

Kota Pelabuhan Hodeidah, yang menampung hampir 80 persen impor makanan Yaman didistribusikan sebagai satu-satunya pelabuhan yang dikuasai Houthi setelah pasukan sekutu Saudi dan tentara Yaman merebut pelabuhan Aden dan beberapa provinsi di selatan pada tahun 2016.

Baca Waspadai Serangan Milisi Syiah al Houthi ke Makkah

Saleh juga mengungkapkan keinginan mereka kepada Moin untuk mengadakan perundingan damai dan meminta pasukan sekuuntuk menunjukkan niat baik mereka dengan menarik pembatasan termasuk membuka kembali Bandara Sana’a selain menghentikan serangan udara dan benturan.

“Yaman siap untuk melakukan perundingan damai jika serangan Saudi dihentikan,” kata Saba.

Koalisi yang dipimpin Saudi telah mencoba sejak dimulainya perang pada Maret 2015 untuk merebut Hodeidah, pelabuhan terbesar di Yaman, yang menerima 80 persen impor Yaman, dan dalam beberapa pekan terakhir telah meluncurkan sebuah kampanye darat dan serangan udara yang intensif.

Pada hari Selasa, menteri luar negeri Uni Emirat Arab (UEA) untuk urusan luar negeri, Anwar Gargash, mengatakan di Twitter, ancaman tersebut merupakan bukti lain dari “sifat teroris milisi Houthi”, terutama saat Samad bertemu dengan delegasi PBB. UEA adalah mitra utama koalisi militer yang memerangi pemberontak Houthi.

“Houthi yang menghancurkan tanaman dan biji-bijian, menghancurkan Yaman, mengkhianati sekutunya dan mitranya, sekarang mengancam navigasi internasional, kita menghadapi geng teroris bahwa akhir keberadaannya di Yaman sudah dekat,” kata Gargash.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HautsiHouthiirankoalisi pimpinan SaudiKoalisi SaudiKota Sana’aLaut MerahmilitanNegara telukPBBpelabuhan HodeidahPelabuhan Hudaidapemberontak al HouthiSaleh al-Sammadsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengadilan HAM Inter-Amerika: Perkawinan Homo Harus Diakui
Tulisan selanjutnya IPW Berharap Satgas Anti Politik Uang Polri Bersikap Serius

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?