Hidayatullah.com– Otoritas kesehatan publik Jerman Robert Koch Institute hari Selasa (9/8/2022) melaporkan kasus pertama cacar monyet pada anak di negara itu.
RKI mengatakan kasus itu terdeteksi pada seorang anak perempuan berusia 4 tahun yang tinggal di sebuah rumah tangga dengan dua orang dewasa yang terinfeksi di Pforzheim, sebuah kota di negara bagian Baden-Württemberg, barat daya Jerman.
Anak itu dites cacar monyet setelah orang yang kontak dekat di rumah jatuh sakit karena virus itu.
Kementerian kesehatan wilayah negara bagian Baden-Württemberg mengatakan kepada DW bahwa anak itu tidak memiliki kontak dekat di luar rumah dan tidak menunjukkan gejala apa pun.
Tidak disebutkan apakah kedua orang dewasa yang terjangkit cacar monyet itu adalah pasangan gay atau homoseksual.
Secara global, ada 25 kasus pada anak-anak berusia empat tahun ke bawah, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Kasus lain cacar monyet pada anak-anak telah dilaporkan terjadi di Amerika Serikat, Prancis, Belanda, dan Spanyol.
Menurut WHO, sampai kelompok usia 17 tahun cacar monyet relatif jarang ditemukan pada wabah global saat ini. Hanya ada 98 kasus dari sekitar 17.400 kasus di kalangan pasien yang usianya diketahui.
Secara global, sampai saat ini diperkirakan ada 31.800 kasus cacar monyet dan sebagian besar terjadi di Eropa.*