Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tidak Hargai Qatar, Presenter BBC Ngotot Pakai Ban Lengan LGBT

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 23 November 2022 08:57 8:57 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 23 November 2022 02:03
Bagikan
bbc ban lengan lgbt
Bagikan

Hidayatullah.com — Presenter media Inggris BBC, Alex Scott, mengenakan ban lengan LGBT “OneLove” yang dilarang FIFA dipakai oleh pemain selama Piala Dunia 2022 Qatar.

Scott, presenter BBC Sport, tampak memakai ban lengan yang mendukung LGBT itu saat berbicara di pinggir lapangan sebelum pertandingan pertama Inggris melawan Iran.

Kampanye “OneLove” diluncurkan untuk mendukung dan mempromosikan LGBT dan keragaman oleh Belanda sebelum Euro 2020. Salah satu bentuknya ialah dengan mengenakan ban lengan berwarna pelangi, simbol LGBT.

Sebelumnya pada Senin, kapten dari timnas Inggris, Wales, Belgia, Belanda, Swiss, Jerman dan Denmark batal mengenakan ban lengan “OneLove” di Piala Dunia usai ancaman sanksi FIFA.

FIFA mengancam akan mengeluarkan kartu kuning untuk setiap pemain yang mengenakan ban lengan berwarna pelangi selama Piala Dunia 2022. Badan sepakbola dunia itu mengharuskan para kapten timnas untuk memakai ban lengan yang telah disediakan FIFA.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“FIFA [badan sepak bola global] sudah sangat jelas akan menjatuhkan sanksi olahraga jika kapten kami mengenakan ban kapten itu di lapangan,” bunyi pernyataan bersama tujuh negara Eropa tersebut lansir Independent.

“Sebagai federasi nasional, kami tidak dapat menempatkan pemain kami pada posisi di mana mereka dapat menghadapi sanksi olahraga termasuk kartu kuning, jadi kami telah meminta kapten untuk tidak mencoba mengenakan ban lengan dalam pertandingan Piala Dunia FIFA.”

Sementara, Prancis yang sepanjang musim lalu telah mendukung kampanye itu, menyatakan akan menghormati “budaya lokal” dan tidak akan mengenakan ban lengan LGBT selama Piala Dunia 2022.

Perilaku homoseksual adalah ilegal di Qatar, dan bahkan para pelakunya dapat dijatuhi hukuman denda dan penjara hingga tujuh tahun.

Duta Piala Dunia Qatar Khalid Salman telah tegas meminta negara Barat untuk mengikuti aturan di Qatar yang melarang LGBT dan promosinya. Menurutnya, gay dan homoseksualitas merupakan kerusakan mental dan dapat berpengaruh buruk bagi anak-anak.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:armband lgbtPiala Dunia 2022Piala Dunia 2022 QatarPiala Dunia QatarQatartuan rumah piala dunia 2022
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sujud syukur Arab Saudi Momen Putra Mahkota Sujud Syukur Setelah Arab Saudi Kalahkan Argentina
Tulisan selanjutnya Rayakan Kemenangan atas Argentina, Raja Salman Umumkan Libur Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?