Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Yakin Penggunaan Senjata Kimia, Militer AS Tunggu Komando Obama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2013 09:03 9:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Agustus 2013 09:03
Bagikan
Menhan AS Chuck Hagel mengatakan militer Amerika siap bertindak jika Presiden Obama memerintahkan serangan terhadap Suriah
Bagikan

Hidayatullah.com–Departemen Pertahanan AS sudah menyampaikan pilihan rencana kepada Presiden Barrack Obama.Dalam kabar terbaru disebutkan, pasukan Amerika siap melancarkan serangan ke Suriah jika Presiden Barack Obama memerintahkannya.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pertahanan Chuck Hagel dalam wawancara dengan BBC.

“Kami sudah memindahkan aset di tempatnya untuk mampu memenuhi dan mematuhi pilihan apa pun yang ingin diambil presiden,” ujarnya dikutip BBC Selasa (27/08/2013)

Hagel menambahkan Departemen Pertahanan  Amerika Serikat sudah menyampaikan semua pilihan rencana kepada Presiden Obama.

“Dia sudah melihatnya, Anda mempersiapkan diri. Kami siap untuk maju,” tegasnya.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

 

Sebelumnya Menteri Luar Negeri, John Kerry, mengatakan ‘tidak bisa dibantah’ bukti-bukti  bahwa Suriah menggunakan senjata kimia.

Sementara itu, di  Inggris, Perdana Menteri David Cameron -yang memperpendek liburannya untuk kembali ke London- memanggil parlemen untuk bersidang membahas Suriah pada Kamis 29 Agustus.

Amerika sudah meyakini militer Suriah telah menggunakan senjata kimia sebagaimana berkali-kali disampaikan  John Kerry . Menurut John Kerry,  serangan terbaru di wilayah Damaskus minggu lalu digambarkan sebagai “kecabulan moral.”

Sebelumnya pada hari Senin (27/08/2013), tim penyelidik senjata kimia yang diutus  PBB ditembaki di Damaskus.

Tim itu diincar oleh penembak jitu ketika sedang bepergian ke salah satu dari lima situs di sekitar Damaskus di mana ratusan orang dilaporkan  telah tewas pada 21 Agustus lalu.

Pemerintah Suriah membantah meluncurkan serangan kimia dan malah menuduh para pejuang pemberontak.

“Apa yang kita lihat di Suriah pekan lalu harus mengejutkan hati nurani dunia. Ini sangat berlawanan dengan kode moralitas,” kata Kerry dalam sebuah konferensi pers pada Senin (26/08/2013) kemarin.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov juga mengatakan kepada wartawan pada hari Senin, Barat belum menghasilkan bukti bahwa pasukan Presiden Assad telah menggunakan senjata kimia.

Dia menanggapi usulan beberapa negara Barat untuk melakukan  aksi militer terhadap pemerintah Suriah yang bisa diambil tanpa mandat PBB.

Ditentang Rusia, China dan Iran

Bagaimanapun sekutu Suriah, Rusia dan China,mengungkapkan penentangan atas intervensi  militer ke Suriah.

Moskow mengatakan aksi militer akan membawa konsekuensi bencana bagi kawasan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri  Rusia, Alezander Lukashevich, meminta agar masyarakat internasional memperlihatkan kehati-hatian dalam krisis di Suriah dan mematuhi hukum internasional.

Iran juga berada di barisan pembela pemerintah Suriah. Dalam pernyataan terbarunya, Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif justru menuduh kelompok pejuang oposisi yang disebutnya kelompok “teroris” yang telah menggunakan senjata kimia.

“Pemerintah Suriah tidak mungkin berada di balik dugaan serangan yang menggunakan senjata kimia di pinggiran Kota Damaskus,” ujar Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, seperti dikutip Reuters, Kamis (22/08/2013).

“Bila penggunaan senjata kimia memang benar, maka pelakunya adalah kelompok teroris. Karena mereka terbukti mampu melakukan tindakan tersebut,” lanjutnya.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, pihak aktivis dan pejuang oposisi melaporkan, adanya serangan yang menewaskan perempuan dan anak-anak akibat gas saraf yang digunakan oleh pasukan loyalis Assad yang telah menewaskan setidaknya lebih dari 1.300 jiwa.

Roket berisi gas beracun itu menghantam wilayah Damaskus di Ain Tarma, Zamalka dan Jobar menjelang Subuh, Rabu 14 Agustus 2013 waktu setempat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Menah ASObamasenjata kimiasuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menimbang Kembali Demokrasi dalam Kasus Mesir
Tulisan selanjutnya Bintara Serbu Masjid, Zionis Bangun Komplek Filel di al-Quds

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

Berita
20 Oktober 2026 19:37
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?