Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Pelaku Penembakan Sinagog Pittsburgh Mengutip Injil, Sebut Yahudi Musuh Kulit Putih

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2018 06:29 6:29 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Oktober 2018 06:29
Bagikan
Robert Bowers dan unggahan kebencian
Bagikan

Hidayatullah.com— Robert Bowers (48), telah ditetapkan sebagai tersangka dalam penembakan massal di sinagog Pittsburgh yang membuat 11 orang tewas dan enam lainnya terluka, termasuk empat petugas polisi dikenal sering memposting ujaran anti semit.

Penduduk Baldwin, wilayah di selatan Pittsburgh, ini dikenal  pengguna Gab, situs media sosial yang mempromosikan dirinya sebagai benteng kebebasan berbicara yang kerap dikaitkan dengan supremasi kulit putih dan ekstremis, banyak di antaranya diblokir oleh media sosial lainnya.

Melalui Gab, Bowers mengunggah puluhan pesan anti-Semit dalam sebulan terakhir, termasuk penolakan terhadap Holocaust dan teori konspirasi tentang orang Yahudi yang menghancur planet dan mendorong migrasi massal.

Bower menuduh orang Yahudi mengendalikan AS. Pada salah satu visual yang direkayasa dari kamp konsentrasi Auschwitz, tercantum sebuah pesan di atas gerbang berbunyi: “Kebohongan Hasilkan Uang.”

Ia juga menyebut para imigran sebagai “penjajah”. Ia juga menyebarkan meme rasis, dan menegaskan bahwa komunitas Yahudi adalah “musuh orang kulit putih”. Dia mengunggah banyak pesan kebencian bahkan sampai lima menit sebelum polisi mendapat peringatan soal peristiwa penembakan.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Baca: 11 Tewas dan 6 Luka dalam Serangan di Sinagog Yahudi

Dua jam sebelum Bowers masuk ke Sinagog Tree of Life dan melepaskan tembakan selama perayaan Shabbat, ia memposting di situs obrolan Gab.com tentang Hebrew Immigrant Aid Society (HIAS), sebuah organisasi nirlaba yang membantu pengungsi Yahudi pindah ke Amerika Serikat.

“HIAS suka membawa penjajah yang membunuh orang kita. Saya tidak bisa duduk dan menonton orang-orang saya dibantai. Sambungkan optik Anda, saya akan masuk, ”tulis Bowers, dikutip Reuters.

Dalam postingannya di profil Gab, dia juga mengutip Injil, “orang-orang Yahudi adalah anak-anak setan. (Yohanes 8:44) – —- Tuhan Yesus Kristus datang dalam daging.”

Di antara banyak unggahan media sosial, dia juga mengomentari Presiden AS Donald Trump. Menurut dia, Trump dikelilingi banyak orang Yahudi.

“Trump adalah seorang globalis, bukan nasionalis,” tulisnya. “Tidak ada #MAGA selama ada investasi kike,” kutip BBC.

Baca:  Pelaku Teror Gereja First Baptist di Sutherland Mantan Pengajar al Kitab 

Dalam posting lain, dia berkata: “Sebagai catatan, saya tidak memilih dia (Trump), dan saya juga tak punya tak mengenakan, bahkan tak menyentuh topi MAGA (Make America Great Again, semboyan Trump).

Dia juga menyatakan dukungan pada konspirasi QAnon – sebuah teori kalangan sayap kanan pro-Trump yang percaya bahwa Trump menyusun rencana rahasia untuk menyelidiki dan menangkap bintang terkenal atau elit politik yang korup atau melecehkan anak kecil.

Pernyataan itu diunggah kira-kira empat jam sebelum penembakan.

Tak lama setelah penembakan di Sinagog Tree of Life, akun Gab Bowers telah dihapus.

Gab.com mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ketika mengetahui profil penembakan tersangka di situsnya, ia mengambil tindakan “cepat dan proaktif” untuk segera menghubungi penegak hukum.

Baca: Prancis Takut Pembunuh Yahudi Beraksi Lagi 

Gab sendiri telah menjadi semakin populer di kalangan orang-orang yang pandangannya tidak disukai pada layanan media sosial lainnya.

Aplikasi jejaring sosial ini tumbuh dari klaim bias anti-konservatif oleh Facebook dan Twitter, yang membatasi pedoman penggunaan pemakainya.

Perusahaan pengembang aplikasi Gab menegaskan bahwa akun yang kerap menyebar ujaran kebencian terkait cocok identitasnya dengan pelaku penembakan sinagog di Pittsburgh.

Gab pun merilis sebuah pernyataan yang mengatakan siap bekerja sama dengan penegak hukum dalam pengusutan tuntas kasus penembakan tersebut.

“Gab dengan tegas menolak dan mengutuk semua tindakan terorisme dan kekerasan,” tulis pernyataan itu. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti-SemitismePennsylvaniaPittsburghRobert BowersSabbathserangansinagogTree of Lifeyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akar Rumput-Calon Legislatif PBB Dukung Prabowo-Sandiaga
Tulisan selanjutnya Ormas Islam Gorontalo Beri Pernyataan Sikap terkait Pembakaran ‘Bendera Tauhid’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sedang Menangkap Ikan, Remaja Palestina Syahid Dihantam Tembakan Kapal ‘Israel’

Berita
8 Juni 2026 09:20
PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?