Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Lebih dari 20 Terbunuh dalam Serangan Udara di Idlib, Suriah

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 18 Desember 2019 20:30 8:30 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 18 Desember 2019 20:30
Bagikan
Warga memeriksa puing-puing bangunan setelah serangan udara pemerintah Suriah di distrik Maarat al-Numan, Idlib
Bagikan

Hidayatullah.com– Setidaknya 22 penduduk sipil, termasuk beberapa anak-anak, telah terbunuh di barat laut Suriah ketika pasukan Rusia dan rezim Suriah melancarkan serangkaian serangan udara, menurut para sukarelawan medis yang bertugas di wilayah pejuang oposisi lapor Al Jazeera, Rabu (18/12/2019).

Pertahanan Sipil Suriah, juga dikenal dengan White Helmets, mengatakan serangan pada Selasa yang menarget puluhan desa dan pemukiman di distrik Maaret al-Numaan, provinsi Idlib, menyebabkan penduduk sipil menyelamatkan diri secara massal ke kamp-kamp pengungsi internal (IDP) di dekat perbatasan Turki.

Ahmed Sheikho, juru bicara untuk Pertahanan Sipil, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa sembilan orang terbunuh di kota Tal Mannis, enam terbunuh di Bidama dan lima lainnya terbunuh di Maasaran. Satu orang terbunuh di al-Kanayes, sementara seorang lainnya terbunuh di Maar Shamshah, tambahnya.

Di antara yang kehilangan nyawa di Bidama adalah seorang istri sukarelawan White Helmets dan tiga anaknya, kata Sheikho.

Sebuah pasar di pinggiran kota Maasaran juga dibom, menurut laporan Sheikho, yang mengatakan puluhan orang terluka di seluruh penjuru wilayah itu terluka dalam serangan tersebut dan operasi-operasi penyelamatan sedang berlangsung hingga Selasa sore.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Video yang diposting di media sosial dan dikonfirmasi oleh para penduduk menunjukkan kru darurat menarik mayat-mayat dari reruntuhan bangunan di sepanjang jalan di Maasaran ketika ambulans tiba.

Pemboman dari udara itu dimulai sekitar jam 7 pagi waktu setempat (05.00 GMT), Abbadeh Zakrah, sukarelawan White Helmets cabang distrik Maaret al-Numaan, mengatakan pada Al Jazeera.

“Suara bom gentong tidak berhenti sepanjang hari,” katanya. “Bombardir itu menarget penduduk sipil yang menyelamatkan diri dari desa dan kota di dekat jalan utama.

“Ini adalah pemboman kejam dan sistematis untuk memaksa orang-orang keluar dari wilayah utara,” kata Zakrah.

Serangan tanpa henti

Pada April, pasukan rezim Suriah dan sekutunya melancarkan serangan darat dan udara di barat laut Suriah, wilayah terakhir yang dikuasai pejuang oposisi di Suriah. Lebih dari 1.000 penduduk sipil telah terbunuh dalam serangan itu, menurut Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), sementara ratusan ribu lainnya menjadi pengungsi sejak eskalasi dimulai.

Rusia, yang mendukung rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad, dan Turki, pendukung lama faksi-faksi oposisi, mensponsori kesepakatan de-eskalasi di barat laut Suriah pada awal tahun ini yang sejak itu telah goyah.

Pasukan dukungan Rusia terus melancarkan serangan udara ke wilayah-wilayah berpenduduk untuk melemahkan kelompok pejuang oposisi yang telah, sejauh ini, menggagalkan upaya rezim merebut kembali wilayah yang mereka duduki.

Pemerintah rezim Suriah dan pasukan Rusia menyerang dua kamp pengungsian internal pada Senin, menurut White Helmets.

Baru-baru ini tentara Suriah berhasil merebut wilayah yang dikuasai pasukan oposisi yang bersebelahan di provinsi Hama, serta di kota Khan Sheikhoun di Idlib.

Mereka sekarang nampaknya bergerak ke utara, menurut Maaret al-Numan, yang jalan utamanya menghubungkan Damaskus dengan kota Aleppo.

Pemerintah Suriah telah berjuang untuk mengendalikan jalan raya strategis, sebuah langkah yang akan memungkinkannya untuk menghubungkan kota-kota di bawah kendalinya dan meningkatkan perdagangan.

Wilayah itu menjadi rumah bagi tiga juta orang, sekitar separuhnya adalah mereka yang dipindahkan dalam kelompok besar dari bagian lain negara itu yang berhasil dikuasai oleh pasukan pro-pemerintah.

Perang di Suriah telah membunuh ratusan ribu orang dan jutaan orang menjadi pengungsi sejak itu pecah pada tahun 2011 karena penindasan terhadap demonstrasi damai anti-pemerintah.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IdlibKrisis SuriahPertahanan Sipil SuriahsuriahWhite Helmets
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah Kriteria Radikal Menurut Pemerintah
Tulisan selanjutnya BKsPPI: Pesantren Sebarkan Ajaran Islam Redam Isu Radikalisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?