Hidayatullah.com–Satu lagi tokoh terkemuka Amerika Serikat (AS) yang menghina Islam. Gene Simmons, pembetot bass darik grup musik rock terkemuka, KISS, kemarin menghina Islam dengan mengatakan, wanita Islam diperlakukan buruk seperti anjing. Karuan, saja, pernyataan bintang rock yang gemar berdandan mirip vampire itu mengundang reaksi kalangan Islam. Komunitas Muslim Australia sangat marah begitu mendengat perntayaan Simmon itu. Pernyataannya yang sangat menghina Islam itu muncul setelah pria yang mengaku pernah menuduri tidak kurang 4.600 wanita ini dimuat wawancara dengan radio Melbourne 3AW, Kamis, (13/5) dengan mengatakan Islam sebagai “budaya buruk”. Simmons juga mengeluarkan ucapan-ucapan yang sangat tidak pantas seolah-olah dia begitu tahu banyak tentang wanita Islam dengan menilai Islam telah memperlakukan wanita lebih buruk dari anjing, memaksa mereka mengekor suami dan melarang mereka bersekolah dan memiliki properti. “Anjing Anda, bagaimanapun juga, bisa berjalan berdampingan, diizinkan punya rumah sendiri…. Anda bisa mengirim anjing Anda ke sekolah untuk belajar trik, duduk, meminta, dan melakukan hal-hal lain,” katanya dikutip AFP. “Tidak satu pun wanita dalam Islam punya kesempatan itu,” tambahnya lagi. Dalam kesempatan wawancara itu, Simmon juga mengatakan bahwa kedudukan Barat telah terancam oleh ekstremis-ekstremis Islam. “Ekstremis-ekstremis yakin memasang bom ke anak-anak Anda dan mengirim mereka ke surga dan yang lainnya dan memancung kepala orang, adalah bukan masalah,” katanya. “Ini budaya buruk. Mereka ingin tinggal tepat di tempat Anda berada dan mereka mengira Anda adalah setan,” lanjutnya. Simmon adalah pemain bass di tubuh grup rock KISS sekaligus merangkap sebagai vokalis utama kelompok itu. Simmon merupakan warga negara AS kelahiran Israel. Pernyataan Simmons itu ditentang keras oleh komunitas muslim sehingga stasiun radio itu banjir dengan telepon protes. Salah satunya datang dari Susan Carland, muslim favorit di Australia tahun ini. Carland mengatakan muslim Australia menolak ekstremisme dan tidak sesuai dengan gambaran Simmons. Untuk membantah pernyataan Simmons itu, Carland menegaskan dirinya punya dua ijazah kesarjanaan dan tetap terhormat. “Saya sama sekali tidak berjalan di belakang suami saya,” katanya. Ketua Dewan Islam Victoria Yasser Soliman mengatakan komentar Simmons “sangat tak pantas”. “Dia sangat terkenal dan populer, dan dengan demikian, berpengaruh,” ujarnya. “Mencampurkan dunia hiburan dengan dunia politik dan agama adalah ladang ranjau.” Dikatakannya, Simmons mulai membahas tentang ekstremis tetapi kemudian merendahkan seluruh budaya muslim. “Banyak klaimnya tentang wanita dan hal-hal yang diperbolehkan dan terlarang untuk mereka adalah keliru–Islam mengajarkan sebaliknya,” katanya. Ditegaskannya, Simmons punya hak untuk berbicara, tetapi harus diseimbangkan agar tidak mengganggu orang-orang yang tak berdosa. Sebagian penelepon tersebut menuduh, Simmons yang berdarah Yahudi itu, berpandangan bias Israel. Tapi, ia gagal membedakan antara Palestina dan Islam. (AFP/The Age.com)