Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Hussein Umar: Moerdani Menghadapkan Umat Islam dengan Tentara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2004 09:03 9:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Agustus 2004 09:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepergian mantan Panglima ABRI Jenderal (Purn) Leonardus Benyamin Moerdani, setidaknya telah menorehkan catatan penting dalam sejarah politik Indonesia hingga kini. Sejumlah kalangan militer Indonesia, memandangnya sebagai sosok penting dan banyak berjasa. Terutama tatkala almarhum dianggap sebagai peletak modernitas ABRI. “Pada masanya, Beliau telah banyak memberikan jasa kepada ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia). Sebagai rasa hormat atas jasa-jasa itu, saya memerintahkan untuk mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang di markas-markas TNI selama tujuh hari,” kata Endriartono seusai memimpin Apel Persada dalam upacara pemakaman. Jenderal (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono, (SBY), menilai, di tangan Moerdani ABRI bisa berkembang secara profesional. “Bukan hanya menjadikan lembaga intelijen berkembang secara profesional, tapi juga banyak hal, seperti perkembangan senjata yang lebih modern, pendidikan, latihan, dan kerja sama dengan negara lain di bidang pertahanan,” ujarnya dikutip Kompas. Tak hanya kalangan militer, mantan Presiden RI, Abdurahman Wahid (Gus Dur), menilai mendiang sebagai seorang prajurit yang kesatria. “Beliau seorang ksatria,” kata Gus Dur seperti ditulis dalam pengantar biografi LB Moerdani. Dalam pada biografi “Benny Moerdani: Profil Prajurit Negarawan, 1993”, Gus Dur menyebut jenderal ini sebagai guru politiknya. Tokoh CSIS, Harry Tjan Silalahi bahkan menilai LB Moerdani sebagai pahlawan dan patriot sejati Indonesia. “Kita menamakannya Patriot 24 Karat,” tuturnya. Tapi sejumlah kalangan Islam menilai sebaliknya. Mantan Menhankam-Pangab ini dianggap sebagai tokoh penting dan menorehkan luka paling mendalam dalam berbagai kebijakan politik terhadap umat Islam Indonesia. Sekretaris Umum Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) menilai, Moerdani lah tokoh penting yang menjadikan umat Islam berhadap-hadapan dengan militer dan pemerintah. Dia telah meletakkan kebijakan yang antagonistik dan menghapkan umat Islam dengan tentara dan pemerintah, ujar Hussein pada Hidayatullah.com. Indikasinya, kata Hussein, adalah sejumlah rekayasa politik yang banyak melukai umat Islam. Diantaranya kasus pembajakan pesawat Woyla, Komando Jihad (Komji). Bahkan munculnya istilah ekstrim kanan (EKA) dan ekstrim kiri (EKI), kebanyakan dari dia, tambah Hussein. Menurut Hussein, Beni pulah-lah tokoh penting dibalik penghapusan pusat rohani (pusroh) Islam di lingkungan ABRI sehinggap membuat tentara yang beragama Islam kehilangan hak memperoleh pendidikan keagamaan. Dulu, kita mengenal imam-imam tentara di lingkungan ABRI. Sejak Moerdani berkuasa, pusroh-pusroh ini dihapuskan, ujarnya. Kesan yang menyakitkan tentang sosok Moerdani datang dari Irfan S Awwas. Menurut Sekretaris Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) ini, Moerdani lah awal mula terjadinya penangkapan dan penculikan terhadap aktifis Islamtanpa dasar hukum. Jika di beberapa media massa kalangan militer menganggapnya sebagai sosok yang tegas, itu memang benar. Maksudnya, tegas dalam memberangus aktifis Islam tanpa proses hukum, ujarnya pada Hidayatullah.com melalui sambungan telepon. Irfan menilai, apa yang dikembangkan dalam tubuh ABRI sejak zaman Moerdani berbeda jauh dengan ABRI di zaman Jenderal Soedirman. Di zaman Panglima Besar Soedirman, ABRI sangat dekat dengan rakyat dan umat Islam. Di zaman Moerdani, ABRI memusuhi umat Islam, kata mantan aktifis yang pernah dipenjara dalam kasus Usroh dan Asas Tunggal ini. Karena itu, tambah Irfan, bisa saja kalangan militer dan kaum nasionalis menganggapnya sebagai pahlawan. Tapi bagi kami, dia itu Dajjal, kata Irfan. (cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sihir Idol
Tulisan selanjutnya Warga Jerman Makin Banyak Pindah Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?