Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tim Seleksi Coret 90 Calon Ketum PP Muhammadiyah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Juni 2005 03:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dari 204 calon ketua umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, 90 orang di antaranya telah dicoret karena tidak memenuhi syarat. Dengan demikian, saat ini tinggal tersisa 114 orang calon yang siap diajukan dalam sidang Tanwir yang berlangsung 1 Juli 2005 mendatang.

Anggota tim seleksi calon ketua umum PP Muhammadiyah, Nadjib Hamid mengemukakan hal itu kepada wartawan di Surabaya, Senin (13/6), usai menyampaikan undangan kepada Gubernur Jatim, Imam Utomo untuk hadir dalam Muktamar Muhammadiyah di Malang pada 3-8 Juli 2005.

Menurut Nadjib, dijadwalkan pada 2 Juli 2005, sudah terseleksi sebanyak 39 orang, selanjutnya akan diseleksi lagi menjadi 13 orang calon ketua umum PP Muhammadiyah yang akan memperebutkan posisi puncak organisasi massa Islam ini.

"Ke 13 orang inilah yang akan bersidang pada 7 Juli 2005 untuk menentukan siapa di antaranya yang akan memimpin Muhammadiyah," ujar Nadjib yang juga Wakil Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim ini.

Menurutnya, seleksi dilakukan sejak 204 formulir masuk pada panitia seleksi. Pada awalnya dari 204 formulir yang masuk, diseleksi menjadi 150 orang, dari 150 orang tersebut, ternyata 15 orang di antaranya dalam formulir tersebut menyatakan tidak bersedia memimpin Muhammadiyah sehingga tinggal 135 orang.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

"Seleksi berikutnya, dari 135 tersebut, ternyata enam orang di antaranya tidak memenuhi syarat berdasarkan aturan yang telah ditentukan, sehingga tersisa 129 orang. Dari jumlah itu, setelah diteliti lagi, ternyata sembilan orang di antaranya masih harus dikonsultasikan ke pusat karena ada kendala administrasi," katanya.

Kendala itu, lanjut Nadjib, karena sembilan orang tersebut ada yang belum memiliki kartu tanda anggota (KTA) selama satu tahun atau belum pernah menjabat selama satu periode di PP Muhammadiyah, atau belum pernah menjabat selama dua periode di PW Muhammadiyah.

"Karena itu, perlu kami konsultasikan pada pusat, karena hal itu menyangkut persyaratan administrasi, di samping itu enam orang lagi saat ini sedang rangkap jabatan di politik," katanya.

Untuk kasus ini, ujar dia, pihaknya memberikan pilihan pada mereka, ikut dalam bursa pemilihan calon ketua umum PP Muhammadiyah dengan konsekuensi harus mundur dari jabatan politik. "Jika tidak mau mundur, tentu saja pencalonan mereka secara otomatis akan gugur. Jadi yang sampai kini tidak ada kendala ya tinggal 114 orang itu saja," katanya.

Beberapa nama yang "tidak bermasalah" tersebut di antaranya adalah Prof Dr Malik Fadjar, Prof Dr Fasichul Lisan dan Dr Muhajir Eefendi dari Jawa Timur, sedangkan dari DIY diantaranya adalah Dr Amin Abdullah, Dr Abdul Munir Mulkan dan Muqoddas. Sementara dari DKI Jakarta adalah Dr Din Syamsudin, Dr Muslim Abdurrahman dan Dr Rizal Sukma.

Empat nama yang dianggap tidak bermasalah itu; Prof. Dr Amin Abdullah, Prof. Dr Abdul Munir Mulkan, Dr Muslim Abdurrahman dan Dr Rizal Sukma dikenal tokoh mengusung liberalisme di tubuh Muhammadiyah.

Amin Abdullah adalah Rektor IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, yang juga dikenal sebagai penggagas hermeneutika (studi kritik) terhadap Al-Qur’an di kampus-kampus IAIN. Rizal Sukma,  pernah gagal maju dalam pemilihan Ketua Pemuda Muhammadiyah di Asrama Haji Sukololilo. Lulusan politik internasional lulusan London School of Economics itu kini menjadi Director of Studies The Centre for Strategic and International Studies (CSIS), lembaga think-tank yang dulu disebut-sebut dekat dengan pak Harto dan LB. Moerdany. CSIS  pernah dianggap sangat banyak menyakiti umat Islam karena berbagai usulan kebijakannya.( ant/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua MPR: “Aktivasi Bakorinda Harus didahului UU Pengawasan Intelijen”
Tulisan selanjutnya TPI Luncurkan Divisi Syariah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?