Kamis, 17 November 2005
Hidayatullah.com–Kampanye Penggalangan Dana Saudi Arabia (The Saudi Charity Campaign) untuk para korban gempa dan tsunami di Asia adalah sebuah lembaga yang didirikan berdasarkan perintah Raja Kerajaan Saudi Arabia yang menugaskan kepada Menteri Dalam Negeri Mr. Naif ibnu Abdul Aziz untuk melakukan program-program bantuan bagi negara-negara yang tertimpa musibah bencana gempa bumi dan Tsunami di Asia.
Wilayah jangkauan bantuan para korban bencana meliputi 4 wilayah, yaitu; Indonesia, Srilangka, Thailand, kepulauan Maladewa.
Sebelumnya, kampanye Penggalangan Dana Saudi Arabia (The Saudi Charity Campaign) juga telah melakukan bantuan dan segala macam keperluan, baik yang bersifat mendesak (pertolongan pertama) setelah terjadinya bencana meliputi; obat-obatan, makanan dan tenda-tenda pengungsian.
Juga pertolongan yang sifatnya jangka panjang seperti; proyek pembangunan rumah permanent, perahu nelayan, air bersih, santunan anak yatim, dan perbaikan sarana prasarana lainnya.
Bulan Ramadhan 1426 H lalu, kerajaan Saudi melalui kantor Kampanye Penggalangan Dana Saudi Arabia (The Saudi Charity Campaign) di Indonesia telah merealisasikan bantuan paket sembako untuk masyarakat Aceh yang masih tinggal di tenda-tenda pengungsian.
Adapun paket yang disumbangkannya itu berupa 10 Kg beras, 5 Kg gula, 5 Kg terigu, 30 bungkus mie instant, 300 g kurma dan 1 buah mushaf al-qur’an.
Program ini dilaksanakan selama empat hari pertama dari hari-hari sepuluh terakhir bulan Ramadhan, yaitu pada tanggal 21, 22, 23, 24 Ramadhan 1426 H pada daerah-daerah pengungsian Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Barat, Aceh Utara, Bireun, lhoksumawe dan Kepulauan Nias. Jumlah paket yang disumbangkan berjumlah 10.000 paket dengan nilai US$ 160.000.
Pihak-pihak yang ikut bekerjasama dengan Kampanye Penggalangan Dana Saudi Arabia (The Saudi Charity Campaign) dalam pelaksanaan program tersebut adalah BRR (Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi) NAD-Nias yang mendistribusikan 6000 paket kepada para korban di daerah-daerah terpencil dan Organisasi ATLAS dari Perancis yang menyediakan transportsi angkutan.
Bantuan Saudi terhadap masyarakat Aceh ini bukan hal baru. Bahkan bantuannya dalam kasus tsunami terbilang besar dibanding negara-negara Barat semisal Amerika Serikat. (cha)