Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Tetap Ingin Dominasi Atas Internet

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 November 2005 04:14
Bagikan
Bagikan

Kamis, 17 November 2005

 
   

Hidayatullah.com–Pada kesepakatan yang dicapai di saat-saat terakhir pada KTT Internet PBB di kota Tunis, Tunisia, para perunding setuju untuk membolehkan Amerika bertanggungjawab atas sistem alamat situs internet. Forum internasional itu kini akan membahas berbagai masalah di dunia maya meskipun hasilnya nanti tidak mengikat.

Ini membuka jalan bagi pembahasan tentang bagaimana negara-negara miskin bisa meraup keuntungan dari revolusi digital.

Sekitar 10.000 delegasi termasuk sejumlah pemimpin dunia, pakar teknologi dan pegiat diperkirakan akan mengikuti KTT Dunia tentang Masyarakat Informasi yang berlangsung selama tiga hari di Tunis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perseteruan tentang kendali atas internet sebelumnya dikhawatirkan akan membayang-bayangi pertemuan puncak itu.

Cina dan Iran mendesak agar dibentuk badan internasional dibawah PBB untuk mengawasi internet.

Meski demikian, Amerika Serikat secara tegas menentangnya dengan mengatakan hal itu akan mengancam perkembangan teknologi dan meningkatkan sensor internet oleh pemerintahan yang tidak demokratis.

Berdasarkan kesepakatan di Tunis, penanganan harian dunia maya dipegang oleh perusahaan bermarkas di California, Korporasi Internet bagi Pemberian Nama dan Nomor (Icann) yang bertanggungjawab langsung ke pemerintah Amerika Serikat.

Icann akan mempertahankan tanggungjawabnya dalam mengatur pemberian nama dan alamat situs seperti kode negara, dan mengatur lalu lintas program e-mail dan web browser.

Seratus tujuhpuluh negara yang ikut dalam perundingan itu sepakat untuk membentuk Forum Antar Pemerintah yang akan membahas semua masalah berkaitan dengan internet seperti e-mail sampah atau spam, virus dan kejahatan cyber.

"Kami tidak mengubah peranan pemerintah Amerika berkaitan dengan aspek teknis yang sangat kami khawatirkan," kata perunding utama Amerika, David Gross setelah kesepakatan dicapai.

David Gross mengatakan forum itu tidak akan memiliki otorita pengawasan dan tidak juga akan "menimbulkan masalah bagi sektor swasta".

Pertemuan pertama forum itu kemungkinan akan dilakukan awal tahun depan di Athena, Yunani.  Sikap Amerika Serikat (AS) ini membuktikan bila negara ini ingin mendominasi dunia cyber. (bbc/cha)
 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Bantu 10 Ribu Paket Sembako Korban Tsunami Aceh dan Nias
Tulisan selanjutnya Pentagon Akui Tentara AS Gunakan Fosfor Putih Saat Menyerang Fallujah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Berita
19 Oktober 2026 16:57
Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina

Terbaru

  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?