Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Selamatkan Anak dengan Mengurangi Nonton TV

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juli 2009 21:17
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com—Menyambut Hari Anak Nasional, 23 Juli 2009, Yayasan Pengembangan Media Anak (YPMA-Kidia), akan melakukan serangkaian kegiatan, antara lain konferensi pers, aksi damai di bundaran HI, dan kegiatan alternative ‘Hari Tanpa TV’. Kegiatan melibatkan berbagai tokoh seperti Seto Mulyadi (Komnas Perlindungan Anak), Fetty Fajriati Miftach (Komisi Penyiaran Indonesia Pusat), dan Dr.Sudjatmiko (Ikatan Dokter Anak Indonesia).
 Selain YPMA, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga akan peringatan Hari Anak Nasional  dengan menyerukan hari tanpa televisi.
 Kegiatan YPMA-Kidia ini, dikoordinir oleh B.Guntarto, yang memang mempunyai perhatian yang sangat serius terhadap hari depan anak-anak. Karena, betapa sekarang secara kasat mata telah nampak dampak negative dari nonton TV, dikalangan anak-anak terutama perilaku mereka, yang banyak mengalami penyimpangan, dan menimbulkan distruksi di dalam kehidupan lingkungan masyarakat.
 Menurut B.Guntarto, gerakan ini mengajak seluruh lapisan masyarakat terutama keluarga yag memiliki anak usia pra-sekolah dan sekolah dasar, untuk tidak menonton TV selam sehari penuh pada hari Minggu, 26 Juli 2009. Langkah ini sebagai bentuk sikap kritis dan ungkapan keprihatinan yang mendalam atas berbagai tayangan TV yang sebagian besar tidak sehat, tidak mendidik, menampilkan realitas semu dan gaya hidup berlebihan yang sangat berpontensi ditiru anak-anak dan remja’, ucap B.Guntarto
 Lebih lanjut, gerakan tidak menonton TV ini, mempunya dua makna, yaitu sesungguhnya memperkenalkan kepada anak, bahwa tanpa TV sekalipun hidup ini akan dapat dijalani dengan baik. Bahkan, tanpa TV, anggota keluarga akan memiliki lebih banyak waktu untuk berinteraksi dan melakukan hal-hal yang positip. Selanjutnya, hal ini dapat mengurangi ketergatungan anak kepada TV, tambah Guntarto.
 Keluarga harus melakukan langkah-langkah penyelamatan hari depan anak mereka, yang sekarang terkena ‘wabah’ demam TV, yang notabene ‘contentnya’ lebih banyak intertaiment, yang tidak selayaknya ditonton oleh anak-anak yang masih dibawah usia. Keluarga juga harus berani melakukan ‘sensor’ dan ‘mengatur’ mana yang boleh dan tidak boleh ditonton oleh anak-anak.
 Koalisi Nasional Hari Tanpa TV mengajak seluruh keluarga untuk tidak atau mengurangi menonton TV, terutama mereka yang memiliki anak-anak pra-sekolah dan remaja. Dan, mengalihkan kegiatan anak-anak yang lebih produktif serta bermanfaat bagi masa depan mereka, tutup Guntarto.
Gerakan ini didukung unsur masyarakat, seperti perguruan tinggi, LSM, pendidik, sekolah, lembaga keagamaan, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, serta 21 kelompok lainnya.
 Kegiatan ini akan berlangsung mulai hari inii (22/7) di Komisi Perlindungan Anak (KPAI), Jl.Teuku Umar, 3 – Jakarta, selanjutnya aksi damai di bundaran HI, akan berlangsung 24 Juli, sedangkan kegiatan alternative tanpa TV, berlangsung 26 Juli, sebagai kegiatan puncaknya. [kpi/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prostitusi Samarinda Ditutup Selama Ramadhan
Tulisan selanjutnya Ribut Kerudung di Militer Denmark

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?