Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kiai-Kiai NU Pernah tak Setuju Lokalisasi Judi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Juli 2010 14:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Polemik hukum lokalisasi judi pernah dibahas dalam Bahtsul masail diniyah di Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PWNU Jateng di Pondok Pesantren Nurul Islami, Rejosari, Wonolopo, Mijen, Semarang, Agustus 2004 lalu.

Saat itu, kiai-kiai NU sepakat menolak gagasan melokalisasi judi dan WTS (wanita tuna susila). Menurut para kiai,  yang seharusnya dilakukan pemerintah dan masyarakat adalah izalatul munkarat atau taghyirul munkarat (menghilangkan kemunkaran dan kemaksiatan) dalam segala bentuk. Sedangkan lokalisasi hanya bersifat mengurangi atau meminimalkan, tidak menghilangkan.

Saat itu, Wakil Rois Syuriyah PWNU Jateng KH. Nadjib Hasan (sekarang Wakil Syuriah PWNU Jateng), yang memimpin Komisi Bahtsul Masail menjelaskan, pihaknya sangat menghargai pendapat atau wacana para kiai dan berbagai pihak mengenai lokalisasi judi dan prostitusi. Termasuk pendapat KH MA Sahal Mahfudh yang menganggap tidak masalah terhadap ikhtiar mengurangi judi dengan cara melokalisasi.

Namun, menurut Nadjib Hasan, kebijakan lokalisasi hingga sekarang masih bersifat dhanny (mungkin dan tidak pasti). Buktinya, meski ada lokalisasi WTS, sampai sekarang perzinaan masih merebak di mana-mana.

Sementara itu, Katib Syuriah KH Ubaedullah Shodaqoh SH yang pengasuh Pesantren Al-Itqon, Bugen, Tlogosari Wetan, Semarang, mengatakan, mafsadat atau dampak negatif yang yakin terjadi akibat lokalisasi tidak dapat dihilangkan dengan adanya maslahah yang bersifat dhanny.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dia mengutip kaidah fikih Alyaqin la yuzalu bis syakki (keyakinan tidak bisa dihilangkan oleh sesuatu yang bersifat syak (dugaan). [sumer/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Tolak Judi dan Lokalisasinya
Tulisan selanjutnya SMS Bisa Menimbulkan Gangguan Jiwa dan Fisik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gelombang Serangan ‘Israel’ Paksa Warga Gaza Mengungsi di Tengah Kegelapan Malam

Berita
24 Juli 2026 15:03
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Festival Sahabat Anak Indonesia 2026 Digelar Serentak di Enam Pulau Besar dalam Peringatan Hari Anak Nasional
Menjaga Fitrah Anak Sebagai Investasi Peradaban Masa Depan
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Terbaru

  • Sheikh Hasina Akan Kembali, Sekutunya Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
  • Menjaga Warisan Ulama di Era Disrupsi Informasi
  • Gelombang Serangan ‘Israel’ Paksa Warga Gaza Mengungsi di Tengah Kegelapan Malam
  • Festival Sahabat Anak Indonesia 2026 Digelar Serentak di Enam Pulau Besar dalam Peringatan Hari Anak Nasional
  • Menjaga Fitrah Anak Sebagai Investasi Peradaban Masa Depan
  • Kelompok Militan dan Ekstremis Malaysia Manfaatkan Roblox untuk Rekrutmen
  • Lindungi Konsumen, Pemerintah Musnahkan Ratusan Ton Bahan Pakan Ternak Terkontaminasi Porcine
  • Din Syamsuddin: Pendidikan Islam Harus Kembali Menjadi Motor Kebangkitan Peradaban
  • Kemendikdasmen Dorong Anak Kembali Aktif Bermain, Kurangi Ketergantungan pada Gawai
  • MUI Apresiasi Menko Yusril atas Ruang Dialog Strategis antara Pemerintah dan Ormas Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?