Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

CMNet Bertahan Meski Diserang Peretas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–CMnet singkatan cybermoslem.net, situs jejaring sosial muslim pertama Indonesia yang diciptakan Dolla Indra (25), pemuda Agam, Sumatera Barat, tetap bertahan kendati diserang hingga ribuan kali oleh peretas atau hacker.

“Setiap hari 100 hingga 200 serangan dilancarkan pada CMnet baik oleh peretas profesional maupun pemula untuk membobol situs jejaring sosial muslim yang eksis sejak dirilis 1 Agustus 2010,” kata Dolla Indra, di Padang, Kamis (21/10).

Menurut dia, sejak pertama kali dirilis, dari ribuan serangan yang terjadi, CMnet sempat  dua kali lumpuh akibat serangan yang dilancarkan berhasil membobol server CMnet.

“Serangan pertama terjadi pada 13 Agustus 2010 yang menyebabkan CMnet mati total serta tidak bisa diakses selama satu hari, yang dilakukan dengan pola serangan DoS (Denial of Service) yang membuat jaringan menjadi sangat sibuk,” kata Dolla.

Dikatakannya, serangan DoS menyerang server CMnet dengan menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh server hingga tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk mengaksesnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Namun CMnet masih mampu bertahan menghadapinya sehingga tidak terjadi kehancuran dan kematian total, dan pada tanggal 14 Agustus 2010 sudah bisa normal kembali,” lanjut dia.

Serangan kedua terjadi pada 18 Oktober 2010 dengan memanfaatkan titik lemah berupa lubang yang ada di server, di mana peretas kemudian mengubah tampilan CMnet.

Pada serangan kedua, kata Dolla, motifnya diduga ingin memberi tahu ada titik lemah berupa lubang di server yang bisa disusupi dan peretas hanya mengubah tampilan saja tanpa menghapus data yang ada di server.

“Dari semua serangan ada dua motif, yaitu persaingan di dunia maya yang biasanya dilakukan oleh peretas profesional, serta menguji ketangguhan server yang dilakukan oleh peretas pemula sebagai ajang pembelajaran,” kata dia.

Dikatakan, agar CMnet tetap bisa eksis dibutuhkan upgrade (peningkatan) kapasitas server agar lebih kuat dalam menghadapi serangan, yang membutuhkan sedikitnya dana Rp50 juta.

“Untuk melakukan hal itu kita terkendala dana dan sudah coba mencari sponsor namun belum dapat hingga saat ini,” lanjut dia.

Hingga saat ini tercatat sekitar 7000 anggota telah bergabung dengan CmNet. Anggota berasal dari seluruh dunia, yang untuk itu telah ditambahkan fitur Bahasa Inggris untuk member berasal dari luar. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Haji Mabrur dan Agen Perubahan Masyarakat
Tulisan selanjutnya Hamas Ajukan Syarat untuk Menerima Perundingan dengan Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?