Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Gerah IAIN Dicap Negatif, KAMMI Adakan Dialog Orientalis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Komisariat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) IAIN Sunan Ampel Surabaya merasa gerah atas stempel negatif terhadap kampus IAIN. Kampus Islam itu dikesankan banyak orang tidak merepresentasikan Islam yang benar.

“Kami merasa gerah atas dinamika pemikiran di IAIN yang cenderung liberal. Terlebih, ada anggapan kurang sedap terhadap kampus Islam tersebut,” ujar Ketua Komisariat KAMMI IAIN Surabaya, Decka Vertian Ginanjar, kepada hidayatullah.com.

Karena itu, untuk mengurai benang kusut tersebut, KAMMI IAIN Sunan Ampel mengadakan dialog tokoh “Tantangan Orientalis dalam Studi Islam” dengan pembicara dosen International Islamic University Malaysia (IIUM), Dr. Syamsuddin Arif. Acara itu terselenggara berkat bekerjasama dengan InPAS (Institut Pemikiran dan Peradaban Islam) Surabaya.

Kendati pertama kalinya KAMMI mengadakan acara seperti itu di IAIN, tapi, respon mahasiswa cukup menggembirakan. Dari 125 kursi yang disediakan, ternyata peserta membludak hingga 200 orang.
Ruang Auditorium Fakultas Syariah pun sesak oleh peserta. “Mereka kebanyakan mahasiswa dari Fakultas Ushuluddin. Fakultas itu yang selama ini intens terhadap pemikiran,” kata Deka.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dr. Syamsuddin Arif mengatakan, kajian Islam yang dilakukan orientalis sarat dengan kepentingan politis dan ideologis. Karena itu, belajar Islam kepada orientalis perlu modal dan waspada.
Penulis buku “Orientalis dan Diabolisme Pemikiran” ini melarang mahasiswa yang ingin belajar Islam ke Barat. “Jika tidak memiliki modal cukup serta keberanian, lebih baik jangan belajar Islam ke Barat,” ujarnya.

Jelas, pernyataan Syamsuddin mengagetkan banyak peserta. Pasalnya, selama ini, banyak dosen yang belajar Islam justru ke Barat dan Eropa, bukan ke Timur Tengah. Dari sejumlah peserta yang bertanya, kebanyakan mengatakan, apa motif di balik kajian Islam oleh orientalis dan kunci menghadapi orientalis. [ans/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir-Qatar Bahas Isu Libanon dan Palestina
Tulisan selanjutnya Basrief Arief Ditunjuk Jadi Jaksa Agung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan

Berita
28 Oktober 2026 13:17
Pejabat Pertahanan Aliansi Mekkah Dikabarkan Bakal Kunjungi Iran, Bahas Keamanan Regional
Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
BPJPH Dukung Gen Halal Championship, Siapkan Generasi Penggerak Ekosistem Halal

Terbaru

  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?