Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Indeks Persepsi Korupsi Surabaya Masuk 5 Terjelek

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Desember 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Transparency International Indonesia (TII) mencatat indeks persepsi korupsi 2010 di Surabaya memburuk, karena masuk “lima terjelek” dari 50 daerah yang diteliti.

“Tahun lalu (2009), dari 50 daerah yang diteliti, Surabaya menduduki peringkat 33, tapi tahun ini (2010) menduduki peringkat 47 dari 50 daerah,” kata peneliti TII Kumba Digdowiseiso di Surabaya, Selasa (30/11).

Ia mengemukakan hal itu dalam Sosialisasi Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2010 yang digelar Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya dan diikuti puluhan peserta dari birokrasi, LSM, akademisi, dan praktisi hukum.

Menurut dia, penelitian dilakukan pada April-Oktober 2010 dengan survei langsung kepada 9.237 responden pelaku bisnis pada 50 kabupaten/kota se-Indonesia.

Di Jatim, TII melakukan survei pada empat kota/kabupaten, yakni Surabaya, Malang, Kediri, dan Jember, dengan menguji 11 variabel, di antaranya perizinan bisnis, instansi pelayanan umum, dan pembayaran pajak daerah. Selain itu, kontrak proyek daerah, keputusan hukum yang menguntungkan, upaya mempengaruhi pembentukan kebijakan, gratifikasi, pemerasan, konflik kepentingan, aparat pemerintah, dan aparat penegak hukum daerah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Nilai terjelek untuk aparat penegak hukum daerah yakni 3,52 dan nilai terbaik untuk pemerasan 4,39, sehingga tidak ada nilai 5 sama sekali, apalagi lebih dari itu, bahkan nilai total adalah 3,94,” paparnya.

Nilai itu lebih jelek dibandingkan dengan indeks untuk tiga daerah lainnya di Jatim yang diteliti, yakni Malang sebesar 4,15, Kediri 5,56, dan Jember 4,71.

“Surabaya masuk lima kota/kabupaten yang nilainya terendah, yakni Jambi 4,13, Makassar 3,97, Surabaya 3,94, Cirebon 3,61, dan Pekanbaru 3,61,” ungkapnya.

Sementara “lima terbaik” adalah Denpasar 6,71, Tegal 6,26, Solo 6,00, Yogyakarta 5,81, dan Manokwari 5,81. “Jadi, nilai terbaik bukan 7, tapi 6,7 yakni Denpasar,” katanya menegaskan.

Ia menilai, posisi itu menunjukkan upaya pemberantasan korupsi di Surabaya masih kurang serius, karena itu Surabaya diharapkan mau belajar kepada Denpasar.

“Program e-procurement atau e-proc (penggunaan IT untuk transparansi birokrasi) ternyata tidak menjamin transparansi, karena pengelolanya dapat melakukan block untuk pebisnis tertentu,” ujarnya. [ID/ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sambunglah dan Jangan Putus Tali Silaturahmimu!
Tulisan selanjutnya FPI: Media Hanya Melihat Peristiwa Benturan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Berita
21 Juli 2026 10:00
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?