Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Menag: Kelompok Liberal Sedang Berjuang untuk Diakui

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 23 Februari 2011 14:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Agama Suryadharma Ali menyatakan, dewasa ini  berlangsung pertarungan aliran pemikiran kebebasan melawan keteraturan di tanah air.  “Aliran pemikiran kebebasan mengusung kebebasan hak asasi manusia  yang cenderung ke arah liberal,” kata Menteri Agama Suryadharma Ali di Riau saat tatap muka dengan jajaran Kakanwil Kementerian Agama dan tokoh-tokoh agama setempat, di Pekanbaru, Riau, Rabu (23/2).

Ia mengatakan, kelompok kebebasan berjuang habis-habisan untuk diakui mendapat kemerdekaan mutlak tanpa aturan dan batasan. “Tegasnya, mereka minta kebebasan mutlak,” katanya.

Menurut Menag, pemikiran itu tentu saja ditentang oleh mereka yang berpandangan bahwa tanpa aturan, tentu akan timbul ketidakteraturan. “Kebebasan mutlak itu hanya milik Allah,” kata Suryadharma Ali.

Menurut Menag, bersamaan dengan makin derasnya kelompok pemikir kebebasan, sempat mencuat gagasan agar undang undang perkawinan yang kini berlaku hendak digugat. Pasalnya, UU itu diskriminatif karena hanya mengatur berbeda jenis kelamin, pria dan wanita.

Kelompok kebebasan menilai UU perkawinan diskriminatif karena itu perlu diubah dengan mengakomodasi kepentingan pria yang ingin menikah dengan pria dan wanita dengan sesamanya, kata Menag.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Pemikiran semacam itu tak bisa diterima, karena tak sesuai dan sejalan dengan sistem nilai yang berlaku di Indonesia,” katanya.

Perlu Diatur

Menurut Menag, kebebasan beragama perlu diatur karena jika tidak ditata akan menimbulkan benturan.

Ia mencontohkan, mengubah kitab suci salah satu agama, sama halnya dengan mencederai umat beragama bersangkutan. “Ini bisa dikategorikan sebagai penistaan agama,” katanya.

Menag mengatakan, di Barat, membuat kartun nabi Muhammad SAW dianggap sebagai kebebasan berekspresi, tetapi di Indonesia tidak demikian karena hal itu masuk sebagai penistaan agama.

“Oleh karena itu, sistem dan nilai dari negara lain belum tentu bisa diadopsi di tanah air,” kata Menag.

Ia berharap, bagi kelompok yang mendewakan HAM dan penggiat demokrasi harus berfikir ulang untuk menerapkan sistem dari negara lain di tanah air.

“Sebab, jika dipaksakan akan menimbulkan gesekan sosial yang berimplikasi pada tingginya ongkos sosial,” katanya.

Ia menambahkan, kini banyak mahasiswa dari tanah air belajar di berbagai belahan dunia dan mereka belajar filsafat dengan pikiran menerawang ke berbagai tempat. “Saking asyiknya belajar filsafat itu, mereka lupa akan jatidiri bangsa,” katanya.

Menag mengimbau agar mahasiswa yang belajar di negara asing dapat menghindarkan diri dari Islam liberal.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dubes Libya Mengundurkan Diri
Tulisan selanjutnya Ikhwan Minta Campur Tangan Dunia Hadapi Qadhafi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Berita
5 Juni 2026 18:57
Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
  • Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap
  • Sedang Menangkap Ikan, Remaja Palestina Syahid Dihantam Tembakan Kapal ‘Israel’
  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?