Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Perlu Ada Lembaga Pembanding Rating

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 10 Maret 2011 07:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam dunia penyiaran hanya ada satu lembaga yang melalukan penelitian untuk menentukan rating tayangan-tayangan televisi di Indonesia. Lembaga rating itu bernama AC Nielsen.

Keberadaan satu lembaga rating ini memunculkan pro kontra banyak pihak. Seperti terungkap dalam seminar publik bertema “Mencari Format Penyiaran yang Mencerdaskan” yang diselenggarakan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) di Gedung Nusantara I Komplek DPR RI Senayan, Jakarta, Rabu (9/3).

Dadang Rahmat Hidayat, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), yang hadir sebagai pembicara mengatakan bahwa seharusnya ada satu lembaga bertugas melakukan audit penelitian rating yang dilakukan AC Nielsen. 

“Kita (KPI) tidak bertendensi untuk menjadi operator rating. Ini dapat mereduksi fungsi KPI,” ujar Dadang.

Menurut penilaian Dadang, hasil penelitian rating yang dilakukan AC Nielsen itu tidak obyektif. Karena penelitian hanya dilakukan di 10 kota besar saja. Selain itu, obyek penelitian juga difokuskan pada masyarakat berpendidikan rendah. Sehingga hasil penelitian menempatkan rating tayangan-tayangan yang tidak mencerdaskan diurutan pertama.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Berbeda dengan hasil penelitian serupa yang dilakukan KPI berberapa waktu lalu. Obyek penelitiannya adalah masyarakat terdidik atau kualitatif.

Kata Dadang, dari penelitian KPI dihasilkan fakta yang mengejutkan. Tayangan “Termehek-mehek” berada di posisi pertama dalam rating versi AC Nielsen, ternyata rating versi KPI menempatkan tayangan yang diputar stasiun televisi Trans TV itu pada urutan terakhir.

”Hasil penelitian kami, ‘Termehek-mehek’ tayangang terburuk. Sementara yang terbaik Kick Andy (Metro TV),” jelas Dadang.

Sementara pembicara lain, Agnes Widiyanti, Direktur Penyiaran Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo RI), mengusulkan perlu adanya lembaga pembanding terkait rating tayangan yang selama ini dirilis AC Nielsen. ”Diharapkan KPI menjadi lembaga pembanding, agar AC Nielsen tidak semena-mena menentukan acara ini bagus atau tidak,” ujar Agnes.

Dalam seminar ini hadir pula Ishadi SK, Penasehat Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Gamari Sutrisno, Anggota Komisi I DPR RI dari FPKS, dan Amir Effendi Siregar, Pengamat Komunikasi. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zionis-Israel Hadapi Jalan Buntu
Tulisan selanjutnya Jadilah Pendengar Yang Baik (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Berita
21 Juli 2026 06:30
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?