Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Konsep Toleransi Agama Hanung Dalam Film “?” Salah Kaprah

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 8 April 2011 15:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Film “?” (baca: Tanda Tanya) garapan sutrada Hanung Bramantyo berisi dinilai sebagai bukti jika paham “sesat” telah masuk ke dunia perfilman. Hal itu juga bukti jika worldview Barat yang mulai mendominasi kehidupan masyarakat, termasuk dalam cerita-cerita film. 

Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS), Dr Hamid Fahmy Zarkasyi.

“Itu efek dari postmodernisme yang mengakibatkan Pluralisme Agama. Pluralisme menjadikan orang berpandangan bahwa kebenaran agama itu relatif, tidak mutlak,” katanya kepada hidayatullah.com, Jumat (4/8).

Tidak hanya dalam film, menurut Hamid, Pluralisme kini juga telah masuk ke ranah politik, budaya, ekonomi dan ranah lainnya.  

Menurutnya hal itu terjadi karena lemahnya pemahaman akan worldview Islam yang dimiliki masyarakat. Dan, seiring dengan itu,  gempuran worldview Barat begitu dahsyat masuk. 

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Ketika worldview Islam kering maka worldview Barat yang akan masuk,” paparnya. Karena itu,  wajar jika banyak film yang berlabel Islam tapi hakikatnya tidak islami.

Karena itu, ia berpesan, untuk memahami Islam jangan saja pada aspek ritualitas semata. Lebih dari itu, memahami Islam harus dalam setiap konteks kehidupan, demikian ujar pria yang juga Direktur Program Pascasarjana Institut Studi Islam Darussalam (ISID), Pondok Modern Darussalam, Gontor, Ponorogo, Jawa Timur ini. 

Apa yang terjadi dalam film garapan Hanung, tambah Hamid,  karena terjadinya salah memahami konsep toleransi dalam kebenaran. “Islam memang bagus dan toleran, tapi bukan dalam bentuk toleransi kebenaran agama yang dicontohkan film tersebut.”

Sebelum ini, Dr Adian Husaini juga sempat mengatakan, film garapan sutradara Hanung ini sarat dengan kampanye Pluralisme Agama yang sangat vulgar.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migratePluralisme agama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saat Jamaah Tabligh “Rukun” dengan Salafi
Tulisan selanjutnya Yunahar Ilyas Tak Rekomendasikan Nonton Film “?”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Terbaru

  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?