Hidayatullah.com–“Ini ibadah. Jihad dengan pena ke Gaza,” jawab jurnalis hidayatullah.com, Surya Fachrizal, pendek ketika ditanya Indy Rahmawati, presenter TVOne di acara Apa Kabar Indonesia Pagi, Selasa (31/5). Indy pun bertanya lagi: “Anda kan pernah luka. Apa tidak kapok?” Surya hanya menjawab pendek: “Untuk ibadah tidak kapok.”
Selain Surya, hadir dalam acara itu Ferry Nur dari KISPA dan M Yasin, jurnalis TVOne. Mereka dulu bersama-sama ikut dalam kapal Mavi Marmara I pada Mei 2010, yang mengakibatkan Surya terluka terkena tembakan tentara Israel. Mereka pun berencana ikut kembali di Mavi Marmara II.
Bahkan, Ferry Nur optimis Mavi Marmara II kali ini berhasil. “Optimis tidak ada serangan dari Israel,” katanya. Sebab, kata Nur, jumlah rombongan kali ini lebih besar, bahkan banyak dari Eropa.
“Orang Eropa peduli HAM dan hukum,” tuturnya. Ia pun berharap bantuan masyarakat Indonesia untuk warga Gaza. Namun, katanya, bantuan itu lebih diutamakan uang agar lebih mudah dibawa.
Sementara M Yasin mengaku telah bersiap untuk keberangkatan kedua kalinya. Ia pun telah mengontak beberapa rekannya di luar negeri untuk mengetahui apa yang harus dipersiapkan. Tak hanya itu, andai di sana terjadi hal buruk, ia pun siap. “Itu risiko jurnalis. Apapun risikonya,” tuturnya mantap.*
Keterangan foto: Saat penyerbuan tentara Zionis Israel pada pelayaran Mavi Marmara I.