Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Waspadai ‘Sepilis’, FSLDK Se-Surabaya Raya Adakan IBS

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 12 Juni 2011 20:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Virus pemikiran sesat sekularisme, pluralisme, dan liberalisme atau biasa disingkat ‘Sepilis’ kini jadi sorotan aktivitis Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) se-Surabaya Raya. Paham Islam sesat ini dinilai bisa menghancurkan sendi agama Islam dan Indonesia di mada depan.

Karena itu, untuk menangkalnya, lembaga dakwah yang identik dengan kaum agen perubahan muda ini mengadakan program “Islamic Basic Study” (IBS). Program ini seperti kuliah agama pada umumnya hanya didesain lebih fleksibel bagi mahasiswa. Materinya berkenaan dengan keahlian mahasiswa yang dikaji sesuai dengan perspektif Islam.

“Jadi di IBS ini ada program dasar agama, latihan khotbah Jumat, bahkan hingga ke skill, seperti jurnlistik dan sebagainya,” ujar Fahmi Angriawan, Ketua Puskomda FSLDK Surabaya.

Menurut Fahmi, program ini diadakan setiap pekan sekali secara bergantian di beberpa kampus yang telah ditentukan. Lama program ini selama tiga semester.

“Pemahaman ini ancaman Indonesia masa depan. Mahasiswa harus waspada dan hati-hati paham sesat ini,” katanya kepada hidayatullah.com usai seminar “Kebangkitan Ilmu Pengetahuan Indonesia” di Gedung Pasca Sarjana ITS, Surabaya (12/6).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut mahasiswa fakultas hukum Universitas Surabaya ini, paham sesat itu sulit diidentifikasi, terlebih untuk mahasiswa yang minim pengetahuan Islamnya. Apalagi, cara merusaknya halus dan sistematis hampir ke setiap sendi kehidupan.

Ekses dahsyat paham itu, kata Fahmi jika dibiarkan bisa jadi fenomena gunung es yang berbahaya. Orang yang terinveksi virus ini bisa sesat dan tidak bisa melihat Islam secara otentik sesuai dengan sumber aslinya. Hal itulah yang membuat keprihatinan di FSLDK Surabaya Raya.

Menurut Fahmi, semua FSLDK se-Surabaya Raya telah sepakat dan siap bergabung. Yaitu, Surabaya, Gresik, Madura, Tuban, Bojonegoro, Sidoarjo, Mojokerto, dan Malang. FSLDK sendiri telah bekerjasama dengan beberapa lembaga Islam.

Di antaranya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim, Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations( INSISTS), Institut Pemikiran dan Peradaban Islam (Inpas) Surabaya, Pesantren Gontor, dan rencananya juga akan menggandeng Departemen Agama.

IBS sendiri resmi dilauncing bersamaan dengan seminar tentang Ilmu pengetahuan yang dihadiri anggota FSLDK. Hadir sebagai pembicara, Dr. Syamsuddin Arif, MA dosen Internasional Islamic University of Malaysia yang juga peneliti INSISTS dan Ahmad Dimyati,  alumnus megister pemikiran Islam dari Universiti Malaya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pembunuh Buronan Rusia Beli Saham Haaretz
Tulisan selanjutnya Uang, Pemicu Liberalisme di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?