Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MUI Ngaglik: Waspadai Organisasi Pemecah Belah Umat Islam dan Bangsa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Juli 2011 10:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, KH. Dimyathi, menyerukan agar masyarakat memperluas wasasan keilmuannya tentang pentingnya menjaga nilai nilai kebangsaan.

Hal ini mendesak untuk disosialisasikan, sebab menurutnya, saat ini banyak kelompok kelompok yang ditengarai hadir untuk memecah belah persatuan dengan sengaja melakukan tindakan bughat (makar atau memberontak).

Dia menyebutkan, gerakan aliran seperti Ahmadiyah, Negara Islam Indonesia (NII) KW 9, dan LDII yang santer disebut sebut sebagai organisasi “menyesatkan” akhir-akhir ini agar benar benar dikaji lebih dalam lagi.

“Kita sepakat menyerukan ukhuwah Islamiyah diperkokoh, wawasan kebangsaan ditingkatkan, jangan ekslusif,” kata Dimyathi dalam perbincangan dengan hidayatullah.com, Jum’at (1/07/2011).

Dimyathi meminta agar pihak pihak yang dinilai melakukan bughat untuk tidak menutup diri dengan pergaulan luas di masyarakat, apalagi sampai menganggap kafir dan najis orang di luar kelompoknya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Mbok, kalau memang begitu, diakui saja lah, tak usah ditutup-tutupi,” harapnya.

Terkait kesimpulan pertemuan antara Forum Ruju’ Ilal Haq (FRIH) dengan Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII) yang digelar di Kantor MUI Kecamatan Ngaglik, Jalan Kaliurang KM.9, Rabu (29/06) lalu, Dimyathi mengaku pihaknya akan terus melakukan kajian lanjutan.

“Kami melihat paradigma baru ini masih ada. seperti praktik nikah, anggapan najis,  dan lain lain. Tapi kita tetap ikut keputusan MUI Pusat nantinya.” katanya.

Ia menyerukan untuk memperjelas kasus ini agar semua pihak bisa terbuka dan tidak menutup-nutupi realitas yang ada di dalam internal kelompok.

Pertemuan Nyaris Ricuh

Sementara itu, kericuhan sempat terjadi dalam pertemuan antara FRIH dan LDII di Kantor MUI Kecamatan Ngaglik, Jalan Kaliurang KM.9, Rabu lalu.

Kericuhan itu berawal ketika perwakilan FRIH, Muhammad Rusli, dalam awal penyamapaiannya mengatakan siap bersumpah diazab oleh Allah kalau penuturannya tentang LDII adalah bohong. Pernyataan Rusli itu langsung disambut riuh gemuruh ucapan “Aamiiiiin” dari massa LDII.

Di hadapan MUI dan Muspika Kecamatan Ngaglik, ini Rusli menjelaskan hubungan Islam Jamaah dan LDII. Perwakilan FRIH Gorontalo ditemani Imam dari FRIH Jakarta ini juga menyerahkan bukti berupa 10 lembar print out foto Imam Islam Jamaah Sulthon Aulia dan Wakil Imam-Imam Islam Jamaah yang sedang berfoto bersama Ketua LDII Abdullah Syam. 

Saat bukti bukti itu disodorkan ke MUI, massa LDII langsung merangsek maju ke arah Rusli dan memperebutkan lembaran-lembaran itu. Alhasil, pihak MUI hanya bisa mendapatkan 2 lembar dokumen.

Akhirnya suasana sudah mulai tidak kondusif. Massa LDII yang ramai membuat Rusli kesulitan menyelesaikan kesaksiannya karena kerap kali dipotong oleh suara suara gaduh massa itu yang akhirnya membuat acara audiensi ini berlangsung ricuh.

Pada kesempatan tersebut, Rusli menceritakan pengalaman dan persaksian pribadinya selama menjadi muballigh Islam Jamaah/LDII. Rusli mengatakan bahwa Paradigma Baru itu tidak benar.

Sebelum Rusli menyampaikan kesaksiannya lebih lanjut, MUI memberikan kesempatan kepada Pihak LDII untuk menyampaikan pendapatnya. Perwakilan LDII Kabupaten Sleman, Sugiarto, mengatakan bahwa LDII sudah memiliki paradigma baru yang tak lagi melakukan takfiri (mengkafirkan di luar kelompoknya).

Tekanan mental itu masih berlanjut. Ketika pulang usai acara, Rusli dan Imam terpaksa memutar balik ke arah Polsek Ngaglik karena melihat mobilnya terus dibuntuti oleh 8 orang bersepeda motor.

Ketua MUI Kecamatan Ngaglik, H. Dimyathi, kepada korban mantan Islam Jamaah berpesan agar supaya banyak berdoa dan terus nasehat menasehati. Dimyati juga menghimbau agar LDII bisa memberikan bukti jika telah memegang paradigma baru.

“Yang penting kenyataannya, kalau memang mengaku sudah berparadigma baru, ya buktikan saja,” kata Dimyathi.

Acara yang diselenggarakan oleh MUI Kabupaten Sleman, ini dihadiri oleh MUI, Kantor Urusan Agama (KUA), Muspida, dan ta’mir masjid dari 4 Kecamatan.

Dalam acara pertemuan ini FRIH mendapat undangan resmi jauh hari sebelum acara. Sementara pihak LDII yang sebelumnya tidak diundang, meminta diri agar diundang, yang akhirnya dikabulkan oleh pihak MUI.

“Pihak LDII sebelumnya tidak diundang, namun mereka minta diundang, akhirnya kami izinkan, namun kami tidak tau kalau yang datang sebanyak ini”, terang Dimyati menambahkan.

Untuk mengantisipasi hal hal yang tak diinginkan, Imam dan Rusli pun mendapatkan pengawalan dari pihak Polsek Ngaglik semenjak siang itu hingga sore, sampai akhirnya dikawal menuju Stasiun Kreata Api Maguo, Yogyakarta.

Sementara itu, pihak LDII membantah keras jika Islam Jamaah ada kaitannya dengan organisasi mereka. Dinyatakannya bahwa LDII tidak ada hubungannya dengan Islam Jama’ah dan atau ajaran terlarang lainnya. 

“LDII adalah ormas Islam yang legal, berdasarkan Undang-undang, berasaskan Pancasila, setia dan ta’at kepada Pemerintah NKRI yang sah,” demikian bantahan itu dikutip dari laman resmi LDII Pusat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FRIH: LDII Masih Kafirkan Orang Islam di Luar Kelompoknya
Tulisan selanjutnya Khilafah Islam: Antara Cita-cita dan Fakta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?