Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Busyro: Muhammadiyah Harus Terdepan Pencegah Korupsi

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 14 Agustus 2011 20:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas meminta Muhammadiyah menjadi pencegah korupsi terdepan, agar citra umat Islam tidak terus tergerus.

“Indonesia yang mayoritas penduduknya Muslim, koruptornya juga banyak yang Muslim, bahkan idiom-idiom korupsi juga menggunakan istilah-istilah syariah,” tegasnya ketika menjadi pembicara dalam Kajian Ramadhan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Minggu (14/8).

Dalam kajian yang digelar Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur itu, Busyro mencontohkan transaksi politik pada pencalonan kepala daerah antara calon dengan parpol dengan menggunakan istilah mahar (mas kawin).

Begitu juga praktik-praktik manipulasi uang hasil korupsi menggunakan istilah biaya umroh.

“Itulah perilaku koruptor, Tuhan pun disuap, karena itu Muhammadiyah harus menjadi pencegah korupsi terdepan agar citra umat Islam tidak terus tergerus,” tegasnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Korupsi, lanjut Busyro, telah merampas uang negara. Uang negara itu dari pajak, pajak itu berasal dari rakyat.

Oleh karena itu korupsi adalah merampas uang rakyat, sehingga siapa pun yang menghalang-halangi orang yang melawan korupsi berarti dia melawan rakyat.

Busyro dengan tegas menolak wacana pengampunan koruptor di bawah Rp 25 juta karena jika diampuni maka bisa menjadi “latihan” korupsi kecil-kecilan di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan.

Busyro mengungkapkan, keberaniannya maju menjadi ketua KPK antara lain didorong oleh pengalamannya sebagai aktivis Muhammadiyah, sejak dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

Muhammadiyah memiliki tradisi antikorupsi yang sangat kuat, bahkan memiliki mentalitas memberi, bukan meminta. Setiap kegiatan Muhammadiyah, peserta dikenai Sumbangan Wajib Perorangan (SWP) dan Sumbangan Wajib Organisasi (SWO) untuk membiayai sendiri kegiatan dan organisasi.

“Jadi kegiatan Muhammadiyah itu dibiayai secara swadaya, bukan sebaliknya ikut kegiatan, lalu berharap mendapat uang transpor,” tegasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, dia menyempatkan diri menghadiri acara tersebut karena merasa berkepentingan untuk berbicara soal pencegahan korupsi kepada organisasi pimpinan Din Syamsudin itu.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Galang Dana 14 Juta Dolar dalam Semalam Untuk Somalia
Tulisan selanjutnya Mantan Mendagri Mesir Disidang Lagi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?