Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Masuk Musim Hujan, Pemprov DKI Jakarta Lakukan Berbagai Persiapan

Bambang S
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2021 14:09 2:09 pm
Bambang S
Dipublikasikan 29 Oktober 2021 14:09
Bagikan
Anak-anak menggunakan payung saat bermain hujan di kawasan Kalimulya, Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat pada akhir pekan, Ahad (08/12/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com — Memasuki musim hujan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan langkah antisipasi untuk beberapa waktu mendatang, diantara yakni menyiapkan 1.262 lokasi pengungsian lengkap dengan logistiknya.

Cuaca ekstrem yang diprediksi akan terjadi, membuat Ahmad Riza Patria selaku Wakil Gubernur DKI Jakarta selalu siaga. “Kita menyiapkan 1.262 lokasi pengungsian, daya tampung 105.804 jiwa dan sarana prasarana pendukung seperti tenda pengungsi dapur umum logistik dan lain sebagainya,” ujar Riza dikutip pada Jumat (29/10/2021).

Dijelaskan Riza, persiapan titik lokasi pengungsian, juga diiringi dengan upaya Pemprov DKI melakukan pengerukan lumpur di seluruh sungai, waduk, situ, ataupun embung yang ada di Jakarta. Tak luput, pompa mobile dan stasiun-stasiun pompa disiagakan untuk menguras air yang menggenang di daratan. “Kita juga memasang alat ukur curah hujan di 1267 kelurahan sehingga kita tahu persis kalau musim hujan seperti apa,” katanya.

Sekedar informasi, beberapa wilayah di Indonesia mengalami peralihan musim pada Oktober 2021. diantaranya, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Sulawesi Selatan. Penyebabnya anomali iklim global di Samudera Pasifik yang telah melewati ambang batas La Nina yakni mencapai -0.61°C. Sedangkan ambang batas kategori La Nina hanya -0.5°C.

Diprediksi, La Nina bakal terjadi hingga Februari 2022. La Nina diperkirakan akan berlangsung dengan intensitas lemah hingga sedang seperti tahun 2020.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Pada peralihan musim perlu diwaspadai seperti fenomena puting beliung atau cuaca ekstrem terutama di wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Sulawesi Selatan,” kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers, Senin (18/10/2021).

Data BMKG, hampir 20 persen wilayah di Indonesia memasuki musim hujan. Meliputi Aceh bagian tengah, Sumatera Utara, sebagian besar Riau, Sumatera Barat, Jambi, sebagian besar Sumatera Selatan, Lampung bagian barat, Banten bagian timur, dan Jawa Barat bagian selatan.

Kemudian Jawa Tengah bagian barat, sebagian kecil Jawa Timur bagian selatan, sebagian Bali, Kalimantan Utara, sebagian besar Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan bagian selatan dan timur, Kalimantan Tengah bagian timur, Pulau Taliabu dan Pulau Seram bagian selatan.

Sementara itu, sebagian wilayah di Indonesia akan memasuki musim hujan pada Oktober 2021 ini. Wilayah itu meliputi Aceh bagian timur, Riau bagian tenggara, Jambi bagian barat, Sumatera Selatan bagian tenggara, Bangka Belitung, Banten bagian barat, dan Jawa Barat bagian tengah.

Selanjutnya, Jawa Tengah bagian barat dan tengah, sebagian daerah DI Yogyakarta, sebagian kecil Jawa Timur, Kalimantan Tengah bagian timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, serta Kalimantan Utara.

“Beberapa wilayah yang lain akan memasuki musim hujan pada bulan November hingga Desember secara bertahap dalam waktu yang tidak bersamaan. Secara umum, sampai dengan bulan November 2021, diperkirakan 47,7 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan,” jelasnya.

Pemerintah daerah dan masyarakat disarankan segera mengambil langkah mitigasi risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, angin kencang, maupun badai tropis. Terutama pihak yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya air dan pengurangan berisiko bencana.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmad Riza PatriaLa Ninamusim hujanPemprov DKI Jakarta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya lgbt LGBT dalam Pandangan Sains (1)
Tulisan selanjutnya vaksin kedaluwarsa Covid-19: Malaysia akan Imunisasi Usia 5-11 Tahun dengan Vaksin Pfizer

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?