Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kiprah WTS Aceh Sulit Dideteksi Karena Dilindungi Aparat

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 28 September 2011 20:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pekerja seks atau sering disebut WTS banyak beroperasi di kawasan Kota Lhokseumawe. Hanya saja, sulit didekteksi karena mereka dilindungi sejumlah oknum aparat dan tidak terkonsentrasi pada satu titik. Apalagi di kota tersebut tidak ada lokalisasi seperti di kawasan lain di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Khaidir MF SKP selaku manajer program Yayasan Permata Atjeh pada dialog interaktif warung kopi, bertema “Ancaman HIV-AIDS di negeri syariat” yang diadakan oleh yayasan permata aceh peduli di kafe Arizki, Lhokseumawe. Acara itu turut dihadiri oleh 50 peserta yang didalamnya terdapat pengidap HIV, waria, WTS dan sejumlah pelajar dan lembaga peduli HIV-AIDS.

“Kita telah melakukan survey terhadap 50 WTS di Lhokseumawe sekaligus mensosialisasikan bahaya penyakit berbahaya tersebut di kalangan mereka. Kendalanya mereka tidak mudah kita temukan karena tidak terkosentrasi pada satu tempat dan mereka bekerja dilindungi oleh oknum aparat tertentu,” ujar Khaidir dikutip laman JPPN, Rabu, (28/09/2011).

Menurutnya acara ini sengaja diselenggarakan sebagai bentuk sosialisasi bahaya HIV-AIDS sekaligus sharing pendapat antara peserta dengan sejumlah narasumber antara lain wakil Walikota Lhokseumawe Suadi Yahya selakui Ketua KPAI Lhokseumawe, ketua MPU Aceh Utara Tgk H Amirullah Usman serta sekretaris KPAI Lhokseumawe Ibu Ratna Sahara.

Para peserta umumnya menanyakan kepada nara sumber, tentang upaya pemerintah dalam menangulangi hal tersebut. Karena penyebaran penyakit mematikan tersebut, penyebabnya berdasarkan hubungan seks yang tidak sehat serta akhirnya berbias pada manusia lain yang tidak berdosa.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Peserta juga menyarankan upaya penangulangan. Selain memperbanyak sosialisasi tentang bahaya HIV AIDS, juga harus dilakukan upaya pendekatan keagamaan. Sehingga bahaya penyakit tersebut, dapat dicegah secara dini dengan peningkatan keimanan.

Wakil Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya menjelaskan pihaknya akan selalu proaktif dalam mencegah hal tersebut. Karena kehadiran pengidap penyakit tersebut sangat sulit terdektesi. Apalagi, penderita sendiri yang sudah positif menderita penyakit itu tidak tahu dirinya terkena serta tidak memeriksa dirinya ke dinas kesehatan.

Sementara itu, Ketua MPU Lhokseumawe Tgk.Amirullah Usman menjelaskan timbulnya penyakit mematikan itu karena kesalahan manusia itu sendiri, Padahal, lanjutnya, Allah SWT, telah memperingatkan dalam Al Qur’an tentang bahaya tersebut. “kita juga telah mengusulkan agar ada Qanun tentang pananggulangan penyakit HIV AIDS,” ujarnya. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:lokalisasiold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Minta Reformasi Penggunaan Hak Veto Anggota DK
Tulisan selanjutnya Identitas Penyerang Mavi Marmara Berhasil Diungkap Melaui FB

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?