Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kadin Dukung UEA Investasi pada Perbankan Syariah

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 24 Oktober 2011 20:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Umum Kadin Indonesia mendukung penuh investasi keuangan dan perbankan syariah UAE (Uni Emirat Arab) di Indonesia. Komitmen tersebut disampaikan langsung pada saat pertemuan Delegasi UAE Islamic Financial Services (UIFS) yang terdiri dari 30 CEO perbankan dengan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Pusat, Suryo Bambang Sulisto di Gedung Menara Kadin, Jakarta.

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kunjungan Delegasi UIFS ke Indonesia, yang diprakarsai oleh KJRI Dubai.

Diberitakan laman Pikiran Rakyat, Senin (24/10/2011), Ketua Umum Kadin Indonesia yang didampingi oleh Fachry Thaib, Ketua Kadin Komite Timur Tengah dan Negara-Negara OKI, dalam paparannya di hadapan sekitar 30 CEO/Managing Director perbankan dan institusi keuangan syariah terkemuka UAE, menggarisbawahi capaian kemajuan perekonomian Indonesia sebagai emerging economy di tengah krisis global sejak 2008 dengan pertumbuhan positif sekitar 6,5%.

Kondisi itu berkat kekuatan fiskal dan moneter serta peningkatan sekitar 30% performa investasi dan perdagangan Indonesia pada beberapa tahun terakhir. Dengan kekuatan tersebut secara linier telah membuka luas peluang di sektor keuangan dan perbankan nasional, termasuk dalam sistem syariah bagi investasi asing.

Dari 34 bank syariah nasional yang ada, telah memiliki market share 3,3% pada 2010 dengan total aset sebesar US$ 13 milyar dan diharapkan akan meningkat menjadi 3,7% pada 2011, tegas Suryo. Angka tersebut masih jauh dari potensi yang sesungguhnya sehingga diyakini besarnya peluang investasi sektor keuangan dan perbankan syariah Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor asing.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Untuk itu Ketua Umum Kadin Indonesia kembali menegaskan komitmen Kadin Indonesia serta seluruh anggotanya untuk memfasilitasi dan mendukung penuh keinginan Delegasi UIFS untuk menanamkan modalnya di Indonesia, tidak hanya pada sektor keuangan dan perbankan syariah, namun juga sektor industri, infrastruktur, pertanian, perdagangan dan sektor-sektor lainnya.

Konsul Jenderal RI Dubai, Mansyur Pangeran, yang turut mendampingi Delegasi UIFS selama kunjungan ke Indonesia, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian dan dukungan Ketua Umum Kadin Indonesia beserta seluruh jajaran pengurus dan anggotanya terhadap misi kunjungan Delegasi UIFS. Diyakini dengan dukungan penuh Kadin Indonesia keinginan kuat para investor UAE untuk berinvestasi di Indonesia dapat semakin direalisasikan.

Lebih lanjut Konjen Mansyur mengharapkan melalui pertemuan tersebut akan dicapai kerja sama bisnis yang erat antara para investor keuangan syariah UAE dengan mitra kerja terkait di Indonesia sehingga keinginan kuat Delegasi UIFS untuk menanamkan investasinya pada sektor keuangan dan perbankan syariah serta sektor-sektor lainnya di Indonesia dapat segera terealisasikan.

Para CEO sebelumnya telah bertemu dengan berbagai pihak yang terkait mengenai ketentuan, peraturan dan kebijakan mengenai perbankan syariah dan perbankan konvensional dan telah pula bertemu dengan para bankir Indonesia, serta ketua dan anggota asosiasi perbankan syariah, dan telah pula mengikuti seminar sehari di Hotel Indonesia Kempinski mengenai tantangan dan peluang investasi di bidang perbankan syariah di Indonesia.

Mereka sangat puas atas kunjungan tersebut dan menyatakan telah membuka keinginan mereka untuk melakukan kerja sama, partnership ataupun investasi di bidang keuangan dan perbankan syariah. Mereka juga menyampaikan apresiasinya kepada KJRI Dubai yang telah merencanakan dan mengatur pertemuan serta mendampingi selama kunjungan delegasi tersebut.

Selain bertemu dengan Ketua Umum Kadin Indonesia Pusat, Delegasi UIFS juga telah mengadakan pertemuan dengan Dirjen Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan RI, Staf Ahli Menteri Keuangan RI Bidang Penerimaan Negara, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ketua Umum Himbara, Ketua Umum Perbanas, Ketua Umum IBI, Ketua Asbisindo, Ketua AAJI serta melakukan B to B Meeting dengan pimpinan perbankan terkemuka nasional baik swasta maupun nasional dan para pelaku usaha terkait lainnya.

Dalam memimpin delegasi UAE tersebut, Konjen RI Mansyur Pangeran didampingi Heru Sudradjat, Counsellor Ekonomi dan Fajar Nuradi, Sekretaris Pertama Ekonomi.*

Keterangan foto: Kota di Uni Emirat Arab.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Takut Diserang Dubes AS Cabut dari Suriah
Tulisan selanjutnya Keterlaluan, Jamaah Usia Lanjut Jadi Incaran Kejahatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?