Hidayatullah.com—Beberapa jam menjelang aksi “Indonesia Tanpa FPI” yang diadakan oleh aktivis feminis dan LGBT, Selasa, 14 Februari 2012, pukul 16.00 WIB sore ini di Bundaran Hotel Indonesia, dukungan kelompok feminis dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berpaham liberal terus meningkat. Setidaknya bisa dilihat sosial media di twitter dengan menggunakan hashtag #IndonesiaTanpaFPI.
Tokoh-tokoh Islam liberal terlihat memberi dukungan. Sebut saja seperti Ulil Abshar Abdalla, Guntur Romli, Sayidiman.
“Dukung gerakan #IndonesiaTanpaFPI. Support the Indonesia-without-FPI movement. | FPI is an Indonesian “Islamic” vigilante group,” tulis Ulil Abshar di akun @ulil Abshar-Abdalla.
“Rayakan Valentine dengan Aksi #IndonesiaTanpaFPI,” tulis Guntur di ©GunturRomli. Guntur tahun 2008 sempat memiliki pengalaman dengan FPI yang membuat retak hidung hingga mendapat simpati dari berbagai kalangan, termasuk pihak Amerika.
Tak terkecuali Luna Maya, artis yang pernah kesangkut kasus pornografi dengan penyanyi Ariel Paterpan ini sempat meretwit rekannya RT @ tunggalp: “Sebarkan cinta dimana-mana, kasih, kasih, sayang, sayang, sayang. Mulai lg buzz hestek #IndonesiatanpaFPI.”
Tak terkecuali Erwin Arnada, produser film yang dulu juga sempat menjadi pemimpin redaksi majalah Playboy Indonesia. Pria yang pernah dipenjara dan menjadi sasaran aksi FPI rupanya masih punya ikatan emosional dengan FPI. Sehingga sejak subuh sudah mendukung aksi ini.
“Subuh ini mendoakan suksesnya aksi damai #IndonesiaTanpaFPI,” tulis Erwin di @erwinarnada.*