Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kepentingan Ekonomi, Alasan Utama Anggota DPR

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Mei 2012 06:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kritik pedas terhadap motivasi seseorang menjadi legislator di Senayan datang dari Wakil Ketua DPR Pramono Anung Wibowo.  Menurut Pramnono Anung, alasan utama seseorang untuk menjadi anggota DPR adalah kepentingan ekonomi. Motif ekonomi tersebut yang membuat orang berebut menjadi wakil rakyat.

“DPR dipersepsi sebagai lahan untuk mencari nafkah sehingga alasan ekonomi itu jadi motivasi mayoritas orang untuk jadi anggota DPR,” kata Pramono membeberkan sebagian dari hasil penelitian dalam disertasinya di Subang, Jawa Barat, kemarin (6/05/2012) dikutip JPPN.

Setelah ekonomi, faktor kedua orang ingin jadi anggota DPR adalah alasan politik. Hal itu disebabkan sistem terbuka pemilu legislatif memberikan kemudahan bagi yang bermodal besar untuk duduk di DPR. “Sedangkan alasan lain (menjadi anggota DPR, Red) adalah terkait dengan kepentingan minoritas, seperti isu GKI Yasmin,” imbuh Pramono.

Menurut dia, terjadinya pergeseran motivasi tersebut bisa mendorong DPR ke arah yang tidak diinginkan bersama. “Secara kelembagaan, DPR nanti tidak lagi berfungsi sebagai institusi yang memperjuangkan aspirasi rakyat,” tutur mantan Sekjen PDIP itu.

Berdasar penelitiannya, seorang calon anggota DPR harus mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk kampanye. Pram -sapaan Pramono- mencontohkan, biaya kampanye anggota DPR periode 2009-2014 rata-rata Rp 6 miliar, dengan biaya terendah Rp 2 miliar dan tertinggi mencapai Rp 22 miliar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Meski demikian, Pramono menilai pers kurang adil dalam memberitakan kegiatan parlemen. Dia mencontohkan, studi banding anggota DPR sangat dikritisi. Namun, pers seakan menutup mata terhadap studi banding anggota DPD ke luar negeri.

“Pers bersikap sangat kritis memberitakan studi banding anggota DPR ke luar negeri. Tapi, tetangga sebelah (anggota DPD) studi banding ke luar negeri hingga tiga kali dalam satu tahun tidak diberitakan,” kritik Pram.

Kalau sikap pers terus-terusan menghantam DPR, lanjut Pram, pada akhirnya orang-orang baik yang masih ada di DPR akan pergi dan diganti orang yang kurang atau tidak baik.

“Dihantam terus, orang baik di DPR satu per satu akan pergi. Dan makin berbondong-bondong orang yang kurang baik ke Senayan. Akhirnya DPR akan jadi rumah hantu,” tegasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anggota dewanekonomiold migrateutama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua MUI KH Ma’ruf Amin Terima Doktor Kehormatan
Tulisan selanjutnya Siapa Faqih?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?